Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Hari Buruh, Antam Harapkan Karyawan Makin Berdaya

Ahad 01 May 2022 23:05 WIB

Rep: Citra Listya Rini/ Red: Bayu Hermawan

Gedung Perkantoran Aneka Tambang (Antam)

Gedung Perkantoran Aneka Tambang (Antam)

Foto: Tahta Aidila/Republika
PT Antam menyadari bahwa karyawan merupakan investasi yang berharga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyadari bahwa karyawan merupakan investasi yang berharga. Hal itu disampaikan PT Antam terkait peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei.

Direktur Utama Antam, Nico Kanter, mengatakan berdasarkan data, hingga April 2022, pegawai Antam sebanyak 2839 orang dan Antam berkomitmen untuk tidak membedakan jenis kelamin, ras/suku, kelompok usia, maupun latar belakang budaya. 

Baca Juga

"Antam senantiasa memandang karyawan sebagai mitra strategis perusahaan dalam mencapai company objectives. Pengelolaan karyawan di Antam dilakukan secara equal treatment tanpa pembedaan, dengan mengedepankan kompetensi, potensi, serta kontribusi pegawai kepada perusahaan," jelas Nico dalam keterangan resmi. 

Menurutnya, Antam juga senantiasa membangun hubungan industrial yang harmonis dalam rangka peningkatan kondisi kerja, produktivitas, daya saing, dan kualitas kerja. Tidak main-main atas komitmen tersebut, Antam melakukan berbagai usaha seperti, membangun komunikasi yang baik antara perusahaan dengan karyawan maupun melalui serikat pekerja di perusahaan.  

Berbagai hal yang dilakukan untuk peningkatan kondisi kerja misalnya, implementasi sistem kerja roster dan pemberian fasilitas yang mendukung work life balance karyawan pada Unit Bisnis yang remote. Seperti fasilitas olah raga maupun fasilitas sosial lain, pemberian apresiasi atas kinerja pegawai, baik yang bersifat finansial maupun non-finansial.  

"Perusahaan juga menghormati implementasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai bentuk kesepakatan perusahaan dengan perwakilan karyawan dalam serikat pekerja dalam rangka menciptakan mutual trust dan hubungan industrial yang harmonis dengan karyawan. Pada akhirnya, harmonisasi akan membuat suasana kerja menjadi lebih kondusif dan produktif sehingga diperoleh kontribusi dan benefit yang optimal bagi karyawan dan perusahaan" tegas Nico. 

Nico melanjutkan, dukungan dari karyawan dan serikat pekerja sangat berarti bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan dan harga komoditas yang volatile. Salah satu strategi Antam untuk menyikapinya adalah dengan mewujudkan organisasi yang lean, effective & efficient, dan agile

Harapannya dengan model organisasi seperti ini, koordinasi akan optimal dengan berkurangnya birokrasi, karyawan akan memiliki accountability yang jelas dan dapat berkontribusi maksimal, dan terbentuk budaya kerja yang mampu merespon perubahan kondisi dengan cepat. Untuk mewujudkannya, Antam melakukan restrukturisasi dalam organisasi, yang kemudian terealisasi melalui support penuh dari serikat pekerja dan karyawan.  

Tidak berhenti di situ, Antam juga senantiasa mengoptimalkan sejumlah program peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Strategi ini sejalan dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN yakni pengembangan talenta dan juga untuk mendukung visi pemerintah yaitu Indonesia Maju. Pengembangan talenta perusahaan menjadi Key Performance Indicator (KPI) perusahaan yang sepanjang tahun dimonitor oleh MIND ID selaku holding pertambangan yang menaungi Antam. 

Upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia telah disiapkan oleh perusahaan dimulai sejak pegawai bergabung. Dalam hal pengembangan pegawai, Antam memiliki 3 program pengembangan pegawai, yaitu: Antam Leadership Development Program (ALDP) sebagai program kepemimpinan berjenjangan internal perusahan, Antam Functional Development Program (AFDP) untuk aspek kompetensi teknis khususnya yang berhubungan dengan core competency Antam, dan Antam General Development Program (AGDP) untuk program pengembangan kompetensi yang sifatnya lebih umum. 

Antam juga telah menerapkan Talent Management sebagai sistem yang dibangun untuk mendukung program pengembangan pegawai. Melalui implementasi sistem ini, perusahaan dapat mempersiapkan suksesor yang tepat untuk mengisi jabatan strategis (Key Strategic Position).  

Dalam rangka mendukung pencapaian kinerja dan bisnis perusahaan secara berkelanjutan, Antam telah melakukan proses Transformasi Budaya MIND ID (Culture Movement) melalui penerapan Nilai-Nilai Utama AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) bagi karyawan Antam sebagai Core Values Sumber Daya Manusia Perusahaan BUMN dan juga holding industri pertambangan yang selanjutnya akan membentuk identitas serta perekat budaya kerja yang positif. 

"Kami berharap seluruh Insan Antam dapat terus belajar dan mengembangkan diri untuk menjadi sumber daya manusia yang kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan dan negara," tambah Nico. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA