Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Apa Tanda Minyak Goreng Sudah tak Bisa Dipakai Ulang?

Ahad 01 May 2022 19:49 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi minyak goreng. Minyak goreng tertentu dikaitkan dengan risiko terkena kanker.

Ilustrasi minyak goreng. Minyak goreng tertentu dikaitkan dengan risiko terkena kanker.

Foto: Pixnio
Ketika dipanaskan berulang, minyak goreng akan mengeluarkan bau tak sedap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jenis minyak yang digunakan untuk memasak mungkin mengandung lemak tidak sehat yang meningkatkan kolesterol dan tekanan darah. Namun demikian, ada pilihan jenis minyak goreng yang mengandung lemak sehat.

Tentu saja, pilihan minyak tersebut lebih baik untuk jantung dan umur panjang Anda. Salah satu cara untuk mengganti lemak tidak sehat dengan pilihan yang lebih sehat adalah dengan mencari minyak nabati non tropis.

Baca Juga

Ketika dipanaskan, minyak jagung, bunga matahari, kelapa sawit, dan kacang kedelai melepaskan bahan kimia yang dikenal sebagai aldehida. Hal ini dikaitkan dengan berbagai kanker.

Dilansir laman Express, Ahad (1/5/2022), beberapa penelitian menunjukkan senyawa beracun dapat meningkatkan oksidasi retinaldehid, mengubahnya menjadi asam retinoat. Ini pada gilirannya dapat menyebabkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup sel kanker yang berdampak negatif pada umur panjang.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA