Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Warga Depok yang Mudik Diperkirakan Capai Satu Juta Orang

Ahad 01 May 2022 19:50 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Idris mengungkapkan, diperkirakan satu juta orang di Kota Depok melakukan mudik Lebaran 2022.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Idris mengungkapkan, diperkirakan satu juta orang di Kota Depok melakukan mudik Lebaran 2022.

Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Jumlah penduduk di Kota Depok sekitar dua juta jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok No: 451/222-Huk tentang Penyelenggaraan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah dalam situasi pandemi Covid-19. SE mengacu kepada Keputusan Presiden dan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM hingga 9 Mei 2022.

Selain itu, terdapat aturan pada SE Menteri Agama dan Bayan Dewan Pimpinan MUI tentang pelaksanaan ibadah pada masa pandemi Covid-19, salah satunya yakni mengatur pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 H yang akan berlangsung pada Senin (2/5/2022).

Baca Juga

"Untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan di masjid maupun lapangan terbuka dan kami imbau tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes)," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dalam siaran pers, Ahad (1/5/2022).

Idris menyatakan, pengurus dan pengelola masjid maupun mushala wajib menunjuk petugas, memastikan sosialisasi, dan penerapan prokes kepada seluruh jamaah. "Umat Islam melaksanakan ibadah Idul Fitri sesuai dengan ketentuan syariat Islam yang berlaku," jelasnya.

Selain itu, Idris menambahkan, SE juga membahas terkait pengumpulan dan penyaluran zakat maal, fitrah, infak, dan sedekah. "Kami meminta pengumpulan dan penyaluran dapat dilaksanakan melalui lembaga resmi. Pengumpulan dan penyaluran dapat dilakukan melalui Baznas, lembaga amil zakat, dan masyarakat dengan memperhatikan protokol kesehatan," ucapnya.

Lebih jauh, Idris mengungkapkan, diperkirakan satu juta orang di Kota Depok melakukan mudik. Berdasarkan pengamatan dan survei yang telah dilakukan Pemkot Depok, banyak warga Depok melakukan perjalanan mudik.

"Jumlah penduduk di Kota Depok sekitar dua juta jiwa, maka setengahnya melakukan mudik. Sekitar satu juta jiwa atau sekitar 51 persen melakukan perjalanan mudik," ungkap Idris.

Menurut Idris, para pemudik yang meninggalkan rumahnya diminta untuk memastikan keamanan rumah. Idris tidak ingin rumah yang ditinggalkan para pemudik mengalami hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran maupun pencurian. "Jadi pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum mudik ke kampung halaman," tegasnya.

Idris mengutarakan, untuk meningkatkan keamanan lingkungan dari tindakan pencurian rumah warga pemudik, Pemkot Depok akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan keamanan lingkungan. "Kami instruksikan warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing. Tetap waspada dan taati prokes," pungkas Idris.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA