Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Bukan Soal Juara, Liverpool Lebih Waswas Gagal Finis 4 Besar

Jumat 22 Jan 2021 08:53 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Legenda hidup Liverpool, Jamie Carragher.

Legenda hidup Liverpool, Jamie Carragher.

Foto: EPA/DENNIS M. SABANGAN
Liverpool gagal menang dalam lima pertandingan terakhir di liga.

REPUBLIKA.CO.ID, MERSEYSIDE -- Legenda Liverpool Jamie Carragher menyatakan, para pemain Liverpool akan lebih khawatir tidak finis di empat besar, dibandingkan gagal mempertahankan gelar Liga Primer Inggris. Ia menilai peluang Liverpool untuk juara kian menipis setelah dikalahkan Burnley 0-1 di Anfield.

Selain berakhirnya 68 pertandingan tak terkalahkan di Anfield, Liverpool juga gagal menang dalam lima pertandingan terakhir di liga. Kini the Reds tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Manchester United di paruh musim. Hasil ini dianggap Carragher membuat the Reds sudah terpeleset untuk mempertahankan gelar.

''Trofi telah lepas. Itu akan sangat sulit di momen seperti sekarang. Ada enam poin di puncak klasemen, itu bisa diperbaiki. Tapi performa yang mereka tampilkan dan jadwal dalam beberapa bulan ke depan mengkhawatirkan,'' ujar Carragher dikutip dari Dailymail, Jumat (22/1).

Karena itu, Carragher menilai Mohamed Salah dkk bakal lebih khawatir untuk finis di posisi empat besar dibandingkan meraih gelar. Untuk itu, ia meminta Liverpool harus kembali ke jalur kemenangan dan mencetak gol, sebelum bicara lagi soal mempertahankan gelar.

Carragher mengatakan, pelatih Liverpool Juergen Klopp mungkin tak percaya apa yang terjadi dengan timnya, khususnya setelah mengalahkan Crystal Palace 7-0.

''Sangat banyak pemain yang tidak tampil bagus di waktu yang sama, bagaimana mereka bermain (di pertandingan). Ada banyak tim yang bersaing di empat besar musim ini,'' jelas Carragher.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA