Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Kedua Bola Mata Raja Charles Tampak Merah, Apa Penyebabnya?

Kamis 08 Dec 2022 12:49 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

 Raja Inggris Charles III tersenyum saat berkunjung ke kantor pusat Morrisons di Bradford, West Yorkshire, Inggris, di mana ia bertemu dengan anggota program Morrisons Farming, Community, Sustainability and Apprenticeship untuk mempelajari pekerjaan mereka, Selasa, 8 November 2022. Dalam kunjungannya ke Luton beberapa hari lalu, kedua mata Charles tampak merah.

Raja Inggris Charles III tersenyum saat berkunjung ke kantor pusat Morrisons di Bradford, West Yorkshire, Inggris, di mana ia bertemu dengan anggota program Morrisons Farming, Community, Sustainability and Apprenticeship untuk mempelajari pekerjaan mereka, Selasa, 8 November 2022. Dalam kunjungannya ke Luton beberapa hari lalu, kedua mata Charles tampak merah.

Foto: Russell Cheyne/PA via AP
Mata merah dapat diakibatkan oleh beragam penyebab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mata Raja Charles III dari Inggris tampak merah saat kunjungannya ke Luton beberapa hari lalu. Vision Express mengatakan mata merah adalah kondisi umum yang terjadi ketika pembuluh darah di permukaan mata pecah, membuat bagian putih mata berwarna merah muda atau kemerahan.

Dilansir dari Express.co.uk, gejala utama mata merah adalah mata iritasi, sensasi terbakar, gatal terus-menerus, kekeringan, sakit mata ringan hingga berat, belekan, mata berair, penglihatan kabur, dan sensitivitas tinggi terhadap cahaya terang. Sama dengan kondisi lain, ada beberapa kemungkinan penyebab mata merah.

Baca Juga

Ini termasuk bola mata tergores, bergadang, terlalu lama menatap layar atau buku, membaca dalam cahaya redup, dan minum terlalu banyak alkohol. Namun, ada beberapa jenis mata merah seperti alergi, mata kering, infeksi mata, mata merah, blepharitis, dan komplikasi akibat operasi.

Vision Express menjelaskan belpharitis terjadi ketika kelopak mata dan bulu mata Anda meradang akibat kebersihan kelopak mata dan bulu mata yang buruk. "Minyak menumpuk di kelenjar Anda dan menghalangi kelenjar kelopak mata Anda, menyebabkan kelopak mata dan bulu mata Anda penuh dengan bakteri," ujarnya.

Dengan tersumbatnya kelenjar kelopak mata, Anda mungkin mengalami sensasi terbakar di mata, gatal, kelopak mata bengkak, dan bola mata merah. Dalam beberapa kasus, mata merah mungkin memerlukan perawatan segera.

Sementara itu, alergi juga bisa memicu mata merah yang bisa menjadi salah satu gejalanya. Pakar Vision Express mengatakan bahan-bahan yang mengiritasi seperti serbuk sari, debu, parfum, asap, dan jamur biasanya menyebabkan iritasi pada mata kita dan menyebabkannya menjadi merah.

Meskipun iritasi mungkin tidak menjadi masalah, kekeringan bisa terjadi. Selama musim dingin, mata bisa menjadi tegang karena udara kering yang dingin.

Saat mata kekurangan kelembapan alami (baik kelembapan dari udara maupun kelembapan dari hidrasi tubuh), mata cenderung berair. Ini karena mereka kekurangan pelumas yang dibutuhkan mata untuk melihat dengan jelas. Pembuluh darah dan selaput di mata dapat meregang, mengakibatkan sakit mata ringan atau intens, kemerahan, tukak kornea, dan dalam kasus yang ekstrim, bahkan kehilangan penglihatan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA