Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Jari Raja Charles Terlihat Bengkak, Dokter Duga Ini Penyebabnya

Rabu 28 Sep 2022 10:43 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti

Jari Raja Charles III terlihat bengkak. Dokter pun menduga penyebabnya. (ilustrasi)

Jari Raja Charles III terlihat bengkak. Dokter pun menduga penyebabnya. (ilustrasi)

Foto: AP/Emilio Morenatti
Ada satu kemungkinan kondisi kesehatan mendasar yang menyebabkan jari membengkak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah kematian Ratu Elizabeth II, perhatian kini tertuju kepada Raja Charles III. Dalam rekaman terbaru, penampilan Raja Charles terlihat muram, tetapi ada elemen lain yang menarik perhatian banyak orang yaitu jari-jarinya yang tampak membengkak.

Dokter di L&D Hospital, dr Monika Wasserman, mengatakan, ada satu kemungkinan kondisi kesehatan mendasar yang menyebabkan jari membengkak yaitu edema. Edema juga dikenal sebagai kondisi jari yang bengkak, membuat tubuh kehilangan kemampuannya untuk mengeluarkan cairan berlebih.

Baca Juga

“Akibatnya, cairan menumpuk, menyebabkan jari tangan dan kaki bengkak. Edema dapat menyerang siapa saja. Namun, lebih sering terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas,” kata Wasserman seperti dilansir Daily Star, Rabu (28/9/2022).

Dia mengatakan, edema tidak termasuk kondisi serius yang mengancam jiwa. Namun, dia menyarankan penderitanya segera berobat untuk menghindari masalah kesehatan yang serius.

Ada beberapa penyebab retensi cairan atau air yang menyebabkan edema, mulai dari diet hingga kondisi kesehatan yang mendasarinya. Ketika tubuh menahan kelebihan air, itu dapat menyebabkan jaringan bengkak di ekstremitas, terutama di jari.

Limfedema adalah jenis lain dari retensi cairan yang dihasilkan dari penyumbatan dalam sistem limfatik. Ketika kelenjar getah bening tidak dapat mengalirkan cairan getah bening dengan benar, cairan ini menumpuk di ekstremitas.

Kondisi tersebut identik dengan pembengkakan pada jari tangan, tangan, jari kaki, dan kaki. Angioedema juga merupakan jenis lain dari retensi cairan yang terjadi ketika cairan menumpuk di bawah kulit. Umumnya disebabkan oleh reaksi alergi, angioedema sering disertai dengan adanya gatal-gatal besar.

Wasserman mengatakan, konsumsi obat-obatan tertentu, pembekuan darah atau hati, ginjal atau jantung yang tidak sehat juga dapat menyebabkan kondisi tersebut.

“Kurang olahraga, konsumsi banyak garam, dan terlalu banyak duduk dapat menyebabkan edema,” kata dr Wasserman.

Jika salah satu dari kedua pergelangan kaki, kaki, atau tungkai bengkak, dan tidak membaik selama beberapa hari, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Anda juga harus memeriksakan diri ke dokter jika pembengkakannya semakin parah, nyeri, atau daerah yang bengkak merah atau terasa panas saat disentuh. Hal yang sama berlaku jika suhu tubuh tinggi, merasa panas atau menggigil, atau jika Anda menderita diabetes dan kaki, pergelangan kaki bengkak.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA