Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Presiden PSG: Marco Verrratti Pemain Terbaik di Tim Nasional Italia

Rabu 22 Jun 2022 20:32 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kylian Mbappe dari PSG membantu rekan setimnya Marco Verratti bangkit setelah kalah di Liga Champions, babak 16 besar, pertandingan sepak bola leg kedua antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, Rabu, 9 Maret 2022.

Kylian Mbappe dari PSG membantu rekan setimnya Marco Verratti bangkit setelah kalah di Liga Champions, babak 16 besar, pertandingan sepak bola leg kedua antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, Rabu, 9 Maret 2022.

Foto: AP/Manu Fernandez
Sudah 10 musim Verratti menjadi bagian dari PSG.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi membahas sepak terjang amunisi klubnya. Salah satunya Marco Verratti.

Ia menyukai etos kerja Verratti. Sudah 10 musim jebolan akademi Pescara itu, berkostum PSG. Menurut Nasser, sang gelandang selalu memberikan segalanya di lapangan.

Baca Juga

"Saya juga berharap lebih darinya, bahwa dia mengambil lebih banyak tanggung jawab, dan dia telah mendapatkannya. Dia pemain Italia terbaik," kata pebisnis asal Qatar, kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip dari Football Italia, Rabu (22/6).

Nasser juga memiliki kesan positif tentang Gianluigi Donnarumma. Nama terakhir baru semusim mengawal gawang Les Parisiens. Sama seperti Verrratti, Donnarumma juga berasal dari negeri spaghetti.

Eks portiere AC Milan itu baru berusia 23 tahun. Namun, ia sudah menorehkan prestasi mentereng. Ia bagian dari tim nasional Italia yang menjadi juara Piala Eropa 2020.

Lantaran mengalami penundaan, ajang tersebut, berlangsung tahun lalu. Gli Azzurri trengginas dari pembukaan hingga penutup. Setelah turnamen selesai, sang Donnarumma terpilih menjadi kiper terbaik.

"Dia manusia, atlet dan profesional yang fantastis," ujar Nasser memuji kualitas penjaga gawang timnya.

Sang presiden juga menyinggung isu pergantian pelatih di klubnya. Mauricio Pochettino masih terikat kontrak dengan PSG. Juru taktik asal Argentina itu dikabarkan bakal dipecat. 

Sejumlah nama berpotensi menggantikan Pochettino. Ada Christophe Galtier juga Zinedine Zidane. Nasser merasa perlu menegaskan sesuatu.

Terutama mengenai Zidane. Pasalnya sejak beberapa bulan lalu, eks pelatih Real Madrid itu terus dikaitkan dengan Les Parisiens. "Kami tidak pernah berbicara dengannya secara langsung atau lewat perantara. Saya sangat menghormati dan menghargainya. Banyak hal beredar di media, tapi kami tidak pernah berbicara dengannya," ujar tokoh 48 tahun ini, menegaskan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA