Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Jelang Bentrok, Bek Milan Sanjung Kejayaan Liverpool

Selasa 07 Dec 2021 16:58 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

AC Milan Vs Liverpool

AC Milan Vs Liverpool

Foto: Republika.
Pada pertemuan pertama di Anfield, Milan memberikan perlawanan sengit.

REPUBLIKA.CO.ID, 

 

Baca Juga

SAN SIRO -- Bek AC Milan Fikayo Tomori memberikan gambaran kepada timnya jelang menjamu Liverpool dalam laga terakhir penyisihan Grup B Liga Champions, di Stadion San Siro, Rabu (8/12) dini hari WIB. Milan butuh kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak 16 besar meskipun juga tergantung kepada hasil pertandingan antara Porto melawan Atletico Madrid.

The Reds terbang ke Milan dalam posisi sudah menggenggam tiket babak 16 besar. Oleh karena itu, Liverpool kemungkinan akan melakukan beberapa rotasi pemain. Kendati demikian Tomori meminta rekan-rekannya tetap waspada.

“Itu tidak akan mudah, mereka adalah tim dengan intensitas dan kualitas yang hebat. Mereka memenangkan Liga Champions baru-baru ini,” kata Tomori dilansir dari Liverpoolecho, Selasa (7/12).

Mantan pemain Chelsea tersebut sangat tahu bagaimana tim-tim Liga Primer Inggris. Liverpool, menurutnya, tengah berasa di fase hebat. Untuk itu, Tomori mengajak timnya membuat the Reds kesulitan seperti di pertemuan pertama.

“Liverpool adalah tim yang luar biasa tetapi kami tidak kalah dari mereka," kata dia menegaskan.

Pada pertemuan pertama di Anfield, Milan memberikan perlawanan sengit. Meskipun Rossoneri harus pulang dengan kekalahan 2-3.

Tomori mengeklaim, sebagai tim, Milan telah berkembang pesat sangat cepat. Milan bergerak maju setelah melakoni lima pertandingan terakhir. Ia juga meminta Milan bertahan dengan bagus serta memenangka  pertandingan

Tomori mengakui serangan Liverpool telah ditakuti oleh banyak tim Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Dan musim ini menurutnya serangan mereka yang terbaik.

“Dalam tiga hingga empat tahun terakhir, saya pikir Liverpool telah mencetak lebih dari 100 gol dalam satu musim," ujarnya.

Ia menambahkan, Liverpool tak hanya kuat secara individu tetapi juga sebagai tim. Maka dari itu, pemain Milan harus bermain secara tim serta menunjukkan energi tim sebagai salah satu tim tersukses di turnamen ini.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA