Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Jurus Aman Berolahraga Saat Kena Covid-19 dan Setelah Sembuh

Jumat 18 Jun 2021 06:25 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Sejumlah pasien berolahraga di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Jenis olahraga yang dianjurkan untuk pasien Covid-19 asimtomatik adalah olahraga berintensitas ringan ke sedang, dengan opsi maksimalnya adalah jalan cepat.

Sejumlah pasien berolahraga di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Jenis olahraga yang dianjurkan untuk pasien Covid-19 asimtomatik adalah olahraga berintensitas ringan ke sedang, dengan opsi maksimalnya adalah jalan cepat.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Orang yang terkena Covid-19 dianjurkan untuk meminimalisasi olahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berolahraga memang dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Akan tetapi, orang yang terkena Covid-19 dianjurkan untuk meminimalisasi olahraga.

Mereka yang mengalami gejala seperti demam, nyeri badan, atau pembengkakan kelenjar getah bening disarankan untuk menghindari olahraga. Sebaiknya, hindari olahraga hingga benar-benar pulih.

Orang yang positif Covid-19 tak bergejala (asimtomatik) mungkin merasa tidak kesulitan untuk berolahraga. Akan tetapi, mereka juga dianjurkan untuk meminimalisasi aktivitas fisik yang mereka lakukan.

Ketika ingin berolahraga, orang yang asimtomatik atau bergejala ringan seperti batuk disarankan untuk memilih jenis olahraga yang tidak terlalu berat. Jenis olahraga yang dianjurkan untuk pasien Covid-19 asimtomatik adalah olahraga berintensitas ringan ke sedang, dengan opsi maksimalnya adalah jalan cepat.

"Olahraga yang lebih intens perlu dihindari selama infeksi Covid-19, meski gejalanya ringan," ujar profesor di bidang olahraga Alex Koch dari Lenoir-Rhyne University, seperti dilansir Insider.

Olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi tak disarankan untuk orang yang kena Covid-19 karena dapat menurunkan fungsi imun untuk sementara. Kondisi ini tentu tidak dapat membantu proses pemulihan pasien Covid-19.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA