Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Biden Yakin AS dan Turki akan Buat Kemajuan Nyata

Selasa 15 Jun 2021 12:41 WIB

Red: Nur Aini

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menggambarkan tatap muka pertamanya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai pertemuan yang positif dan produktif.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menggambarkan tatap muka pertamanya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai pertemuan yang positif dan produktif.

Presiden AS mengatakan timnya akan melanjutkan diskusi dengan Turki

 

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden menggambarkan tatap muka pertamanya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai pertemuan yang positif dan produktif. Dia menambahkan bahwa kedua negara akan membuat kemajuan dalam hubungan bilateral.

Baca Juga

Berbicara pada konferensi pers di Brussel setelah pembicaraan dengan para pemimpin NATO, termasuk pertemuan empat mata dengan Erdogan, Biden mengatakan dia dan Erdogan telah melakukan diskusi terperinci tentang bagaimana melanjutkan sejumlah isu.

"Tim kami akan melanjutkan diskusi kami dan saya yakin kami akan membuat kemajuan nyata dengan Turki dan Amerika Serikat," kata Biden.

Sebelumnya, Erdogan mengatakan Turki dan AS sepakat untuk menggunakan saluran dialog langsung secara efektif dan teratur, sesuai dengan kedua sekutu dan mitra strategis.

“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan dalam hubungan Turki-AS,” kata Erdogan, menambahkan bahwa area kerja sama lebih luas dan lebih kaya daripada area masalah.

Pertemuan empat mata di markas NATO berlangsung selama 45 menit. Kedua pemimpin bertemu untuk pertama kalinya sejak Biden menjabat pada Januari. KTT NATO, pertemuan kepala negara anggota dan pemerintah, telah dimulai pada Senin di Brussels.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/biden-yakin-as-dan-turki-akan-buat-kemajuan-nyata/2274127
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA