Program Hapus Tato Ramadhan Diharapkan Memberikan Kebaikan

Rep: Rossi Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

 Selasa 13 Apr 2021 13:30 WIB

Seorang peserta menahan sakit saat proses hapus tato gratis  (ilustrasi). Foto: ASPRILLA DWI ADHA/ANTARA FOTO Seorang peserta menahan sakit saat proses hapus tato gratis (ilustrasi).

Program ini dijalankan oleh mereka yang ingin menghilangkan tato tanpa adanya paksaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Islamic Medical Service (IMS) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas-Bazis) DKI Jakarta bekerja sama dalam mengadakan program Hapus Tato Road Show Ramadhan se-DKI Jakarta secara gratis. Ketua Baznas DKI Jakarta, Ahmad Luthfi Fathullah mengatakan, lewat program ini diharapkan membawa perubahan kebaikan kepada mereka yang ikut serta.

"Ini momen bagi mereka diharapkan adanya perubahan, hijrah. Mudah-mudahan Ramadhan ada perubahan lewat hapus tato, perubahannya menjadi lebih baik lagi, kalau kemarin jelek menjadi baik dalam tanda petik salah satu pintu taubat kecil," kata Ahmad pada Selasa (13/4).

Ahmad mengatakan, program hapus tato digalakkan guna menindaklanjuti orang-orang yang ingin berubah dan hijrah ke arah yang lebih baik. Program ini pun dijalankan oleh orang-orang yang ingin menghilangkan tato tanpa adanya paksaan.

Baca Juga

"Ada yang tahu dan tidak tahu menghapus tato, ada yang eggak punya duit. Program ini secara sukarela tidak ada paksaan, kami lempar ke medsos yang mau daftar. Kita per hari ini ada 289 pendaftar," kata Ahmad.

Dia mengungkapan, sebelum Ramadhan program ini telah digelar di Lapas Salemba, Jakarta. Sebanyak 33 orang ikut serta dalam program hapus tato. Selama Ramadhan, program ini disebutkan akan berjalan di area masjid-masjid Kantor Wali Kota Jakarta.

Di samping itu, Ahmad mengatakan, program lainnya yang dijalankan Baznas DKI, yakni Duta Imam Tarawih ke masjid-masjid di Jakarta, terdapat 100 imam yang telah disiapkan BAZIS DKI. Kemudian, program selanjutnya selama Ramadhan yakni, Pesantren Ramadhan Ceria di Panti. Sebanyak 18 panti akan disambangi oleh Bazis DKI.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X