Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

BSI Tawarkan Pembiayaan Otomotif DP Nol Persen

Senin 08 Mar 2021 17:12 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha

Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia

Foto: BSI
Margin ringan diterapkan mulai setara 2,98 persen flat dan jangka waktu 7 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Syariah Indonesia (BSI) dorong pertumbuhan pembiayaan otomotif dengan program pembiayaan BSI Oto Special 2021. Margin ringan diterapkan mulai setara 2,98 persen flat dan jangka waktu pembiayaan hingga tujuh tahun.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan program ini menjadi salah satu komitmen BSI untuk turut membangkitkan sektor industri otomotif. Seiring dengan relaksasi pajak PPnBM sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami berharap pembiayaan otomotif BSI yang sesuai dengan prinsip syariah ini dapat membantu masyarakat memiliki kendaraaan dan mendorong pertumbuhan industri manufaktur dan otomotif nasional," kata Hery dalam keterangan pers, Senin (8/3).

Baca Juga

Program ini berlaku selama periode 3 Maret – 30 April 2021. Pembelian motor maupun mobil dilakukan dengan akad murabahah atau jual beli dengan prinsip syariah. Promo BSI Oto Special 2021 ditujukan untuk nasabah pegawai berpenghasilan tetap, Pegawai BUMN, Aparatur Sipil Negara dan profesi dokter.

Promo ini berlaku di seluruh Kantor Bank Syariah Indonesia dan telah bekerja sama dengan lebih dari 13.000 authorized dealer yang telah menjangkau seluruh wilayah dari Aceh hingga Papua. Pembiayaan BSI Oto Special 2021 dikembangkan untuk memudahkan masyarakat sehingga proses pengajuannya cepat, mudah, bebas biaya appraisal, uang muka atau DP 0 persen, serta bebas PPnBM untuk kendaraan dibawah 1500 cc.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, penjualan mobil pada tahun 2020 dari pabrikan ke dealer atau wholesales di pasar domestik sebesar 532.027 unit. Sementara untuk penjualan dari diler ke konsumen ritel tercatat 578.327 unit.

Jumlah penjualan tersebut menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hery berharap program BSI Oto Special 2021 ini, dapat merangsang pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi sehingga mampu membawa perekonomian nasional tumbuh ke arah yang jauh lebih baik di tahun ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA