Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Keutamaan Hari Jumat yang Khusus Diberikan untuk Umat Islam

Kamis 25 Feb 2021 21:01 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Terdapat keutamaan hari Jumat yang khusus untuk umat Islam . Ilustrasi sholat Jumat

Terdapat keutamaan hari Jumat yang khusus untuk umat Islam . Ilustrasi sholat Jumat

Foto: Republika/Thoudy Badai
Terdapat keutamaan hari Jumat yang khusus untuk umat Islam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hari Jumat ternyata memiliki keutamaan sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW. Ada beberapa hadits yang menerangkan tentang keutamaan tersebut.

Pertama, dari Aus bin Aus, Rasulullah SAW bersabda:

عن أوس بن أوس رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: (إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فيه خُلِق آدم، وفيه قُبِض، وفيه النفخة، وفيه الصعقة، فأكثروا عليَّ من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة عليَّ، قال: قالوا يا رسول الله وَكَيفَ تُعرَضُ صلاتُنا عليك وقد أرِمتَ - يقولون بليتَ ـ فقالَ: إنَّ اللَّهَ عزَّ وجلَّ حرَّم علَى الأرض أجساد الأنبياء 

Baca Juga

"Di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam meninggal; di hari itu, tiupan sangkakala pertama dilaksanakan; di hari itu pula, tiupan kedua dilakukan. Karena itu, perbanyaklah membaca shalawat untukku di hari Jumat karena shalawat kalian ditunjukkan kepadaku."

Para sahabat bertanya, “Bagaimana shalawat itu ditunjukkan kepada Anda padahal Anda telah menjadi tanah (mati)?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya, Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para nabi –shallallahu ‘alahim ajma’in–." (HR Ahmad, sanadnya dinilai sahih oleh Syu’aib Al-Arnauth)

Kedua, dari Salman al-Farisi Rasulullah SAW bersabda: 

عن سلمان الفارسيّ رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: لا يغتسل رجل يوم الجمعة ويتطهّر ما استطاع من طهر ويدّهن من دهنه أو يمسّ من طيب بيته ثمّ يخرج، فلا يفرّق بين اثنين، ثمّ يصلّي ما كتب له، ثمّ ينصت إذا تكلّم الإمام: إلّا غُفِر له ما بينه وبين الجمعة الآخرى 

"Tidaklah seseorang mandi pada hari Jumat, membersihkan diri semampunya, memakai minyak rambut atau memakai minyak wangi kemudian keluar menuju shalat jumat dengan tidak memisahkan antara dua orang (di tempat duduk mereka di dalam masjid), lalu shalat semampunya dan diam ketika imam (khathib) berbicara/berkhutbah kecuali diampuni (dosa) di antara Jumat itu dengan Jumat yang lainnya." (HR Bukhari)

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA