Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Gelandang Gladbach Nilai Timnya tak Tenang Ditekan City

Kamis 25 Feb 2021 14:00 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

 Gabriel Jesus dari Manchester City, kiri, ditantang oleh Florian Neuhaus dari Borussia Moenchengladbach selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Borussia Monchengladbach dan Manchester City di stadion Puskas Arena di Budapest, Hongaria, Rabu, 24 Februari 2021.

Gabriel Jesus dari Manchester City, kiri, ditantang oleh Florian Neuhaus dari Borussia Moenchengladbach selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Borussia Monchengladbach dan Manchester City di stadion Puskas Arena di Budapest, Hongaria, Rabu, 24 Februari 2021.

Foto: AP / Laszlo Balogh
Borussia Moenchengladbach menciptakan sedikit peluang saat kalah 0-2 dari Man City.

REPUBLIKA.CO.ID, BUDAPEST -- Borussia Moenchengladbach menciptakan sedikit peluang saat kalah 0-2 dari tamunya Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Kamis (25/2) dini hari WIB. Mereka juga tertekan di area pertahanannya sendiri.

Gelandang Moenchengladbach Florian Neuhaus sebenarnya berharap timnya tak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan City. Ia menilai ketika the Citizens menguasai bola, rekan-rekannya tak tenang yang menyebabkan mudah kehilangan bola. Permainan timnya pada laga tersebut tak sesuai harapan.

“Kami ingin berani dengan peluang terbatas kami dan saya merasa kami melakukannya dengan baik,” klaim Neuhaus kepada DAZN dilansir dari Goal.

Baca Juga

Para pemain City bergerak jauh ke lini pertahanan Gladbach. Menurut Neuhaus seandainya timnya bisa menguasai bola dengan baik di belakang mungkin akan banyak keuntungan yang datang. Ia berharap Gladbach lebih berani pada leg kedua.

Ia mengakui pasukan Pep Guardiola sangat bagus dalam penguasaan bola. Hal tersebut menyebabkan para pemain Gladbach lebih banyak berlari mengejar bola. Pada saat bersamaan kesempatan yang didapatkan tak dapat dimanfaatkan dengan baik.

Pelatih Gladbach Marco Rose menilai pemainnya terkadang kesulitan untuk menyerang, khususnya pada babak pertama. Sebab, timnya terlalu sibuk dengan pertahanan yang diacak-acak permainan agresif City.

"Itu sedikit lebih baik setelah jeda, tapi kami tidak cukup akurat. Mereka tim papan atas. Melawan tim dalam bentuk seperti itu, Anda harus sempurna dan setiap operan harus pas,” tuturnya.

Gelandang Lars Stindl menambahkan dalam penguasaan bola timnya tak cukup berani dan selalu melakukan kesalahan mendasar. Karena itu, Stindl mengaku timnya pantas menerima kekalahan.

Hasil ini membuat peluang Gladbach lolos ke fase berikutnya cukup berat. Pasalnya, mereka akan bermain di kandang City.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA