Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Syekh Ali Jaber Guru dan Ulama yang Sangat Lemah Lembut

Kamis 14 Jan 2021 11:48 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Foto: Humas Pemprov Jabar
Ali Jaber ulama kita semua yang sangat lembut hati, juga saat menyampaikan dakwahmya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turut berduka cita atas meninggalnya ulama dan panutan umat Islam, Syekh Ali Jaber ke rahmatullah, Kamis (14/1) pagi. Ridwan Kamil mendoakan, agar Syekh Ali Jaber husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. 

Emil mengatakan, Syekh Ali Jaber guru sekaligus ulama yang sangat lembut hatinya, termasuk dalam menyampaikan dakwahnya. "Syekh Ali Jaber adalah guru kita semua, ulama kita semua yang sangat lembut hati, dakwahnya juga," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di sela peninjauan vaksinasi Covid-19 perdana di Jabar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Kamis (14/12). "Saya mendoakan mudah-mudahan husnul khotimah dan mudah-mudahan semua yang ditinggalkan diberikan kesabaran," imbuhnya.

Emil mengatakan, ia mengenal dekat sosok hafidz (penghapal) Alquran itu. Bahkan, berkali-kali dirinya sempat bertemu langsung dengan ulama kelahiran Madinah, tersebut.

Baca Juga

"Terakhir (bertemu di) IG (Instagram) live membahas bagaimana akhlak almarhum menghadapi orang-orang yang zalim atau orang orang yang bertindak sebagaimana mestinya," katanya.

Menurut Emil, dirinya mendapatkan pelajaran berharga dari Syekh Ali Jaber. Yyakni bahwa akhlak lebih penting dibandingkan ilmu. Tanpa akhlak, kata Emil, sepintar apapun seseorang tidak akan berarti. "Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua bahwa akhlak lebih penting dibandingkan ilmu. Akhlak harus didahulukan dibandingkan ilmu, itu pelajaran yang saya ambil dari almarhum," katanya.

Emil pun berjanji untuk melanjutkan perjuangan Syekh Ali Jaber untuk melahirkan para hafidz Alquran di Jabar. Di Jabar, kata Kang Emil, Syekh Ali Jabar menginspirasi Pemprov Jabar untuk melahirkan program Satu Desa Satu Hafidz Alquran.

"Insya Allah akan kami teruskan di Jawa Barat, salah satunya inspirasi beliau adalah program Satu Desa Satu Hafidz Quran dan sekarang sudah lebih dari 2.000 desa di Jabar punya penghapal Alquran berdasarkan inspirasi beliau," paparnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari Syekh Ali Jabar. Ulama sekaligus panutan umat Islam itu dikabarkan meninggal dunia di RS Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (14/1).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA