Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Merapi Kembali Keluarkan Lava Pijar

Rabu 06 Jan 2021 08:29 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ratna Puspita

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan saat ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan saat ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.

Foto: RANTO KRESEK/ANTARA FOTO
BPPTKG mengatakan, jarak luncur guguran Gunung Merapi masih relatif pendek.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Aktivitas vulkanik berupa guguran lava pijar kembali dikeluarkan Gunung Merapi pada Selasa (5/1) malam. Kejadian ini berselang hampir 24 jam setelah guguran lava pijar sebelumnya yang turut terjadi pada Senin (4/1).

Pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menerangkan, guguran tercatat oleh jaringan seismik Gunung Merapi memiliki amplitudo tiga milimeter. Guguran terjadi dengan durasi 32 detik.

BPPTKG mengatakan, jarak luncur guguran masih relatif pendek, jadi belum terlihat pasti arah luncurannya. Namun secara umum, guguran terjadi di sisi barat daya dengan posisi alur Sungai Boyong, Bebeng, Krasak, dan Lamat.

Baca Juga

Sebelumnya, Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, sampai saat ini aktivitas vulkanik yang dikeluarkan Gunung Merapi masih tinggi. Aktivitas vulkanik ini menunjukkan jika Gunung Merapi sudah memasuki fase erupsi 2021. 

"Secara teknis bisa dikatakan saat ini Gunung Merapi sudah memasuki fase erupsi 2021," kata Hanik, Selasa (5/1).

Namun, ia menekankan, ini baru awal indikasi proses ekstrusi magma yang akan terjadi berdasarkan data seismik dan deformasi yang masih tinggi. Namun, Hanik mengingatkan, masih ada kemungkinan terjadinya erupsi eksplosif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA