Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Dana Nasabah Raib, OJK Investigasi Sistem Pengawasan Bank

Senin 09 Nov 2020 08:55 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO
Seorang nasabah kehilangan dana simpanannya di Maybank senilai Rp 20 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera melakukan investigasi terhadap sistem pengawasan internal PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hal ini menyusul adanya kasus penggelapan uang nasabah senilai Rp 20 miliar yang dilakukan pegawai Maybank.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, pihaknya juga akan memperbaiki sistem pengawasan internal bank. “Langkah ini agar ke depannya bank terhindar dari fraud yang dilakukan oknum bank,” ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (9/11).

Dari aspek perlindungan konsumen, menurut Anto, perusahaan harus segera membahas dengan nasabah agar dapat tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

Baca Juga

PT Bank Maybank Indonesia Tbk menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berlaku atas laporan nasabah Winda D Lunardi dan Floletta Lizzy Wiguna yang kehilangan dana simpanan senilai Rp 20 miliar. Saat ini, perusahaan telah ikut melaporkan dan memproses dugaan tindak pidana ini kepada pihak kepolisian. 

Head Corporate Communications Maybank Indonesia Esti Nugraheni mengatakan, adanya laporan ini oknum kejahatan tersebut telah ditangkap dan dalam proses hukum di pengadilan negeri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Adapun Bareskrim Polri telah menetapkan Kepala Cabang Maybank Cipulir Jakarta Selatan berinisial A sebagai tersangka terkait hilangnya uang atlet e-sport Winda D Lunardi alias Winda Earl sebesar Rp 20 miliar.

“Maybank Indonesia telah melaporkan dan memproses dugaan tindak pidana ini kepada pihak kepolisian sehingga oknum kejahatan tersebut saat ini telah ditangkap dan dalam proses hukum di pengadilan negeri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Laporan Maybank Indonesia sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat (6/11).

Menurutnya, sebagai warga usaha yang taat hukum, Maybank Indonesia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian permasalahan ini kepada proses hukum yang berlaku dan akan mematuhi serta menghormati putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Maybank senantiasa mengedepankan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh nasabah dalam melakukan transaksi perbankan," ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA