Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Andien: Isi Lemari Terkait dengan Kesehatan Mental Seseorang

Selasa 06 Oct 2020 08:49 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi Andien menjadi salah satu penggagas yayasan Setali Indonesia uang menerima dan menampung segala jenis barang preloved..

Penyanyi Andien menjadi salah satu penggagas yayasan Setali Indonesia uang menerima dan menampung segala jenis barang preloved..

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Andien pernah berada di fase membiarkan lemarinya tidak tertata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apa yang tersimpan di lemari pakaian Anda? Menurut penggagas yayasan Setali Indonesia, Andien Aisyah, kerapian isi lemari terkait dengan kesehatan mental pemiliknya.

Andien menyebut, isi lemari yang tidak tertata, tidak rapi, ada artinya. Itu bisa menjadi pertanda bahwa si pemilik memiliki masalah dengan emosi atau mentalnya.

“Kalau kita suka asal tumpuk-tumpuk baju, asal masuk aja, terus nggak dipilah-pilih, ya bisa jadi itu pun merefleksikan diri kita yang cenderung menumpuk masalah, ingin terlihat baik-baik saja padahal dalemnya berantakan,” kata Andien dalam diskusi Pekan Selaras (Bertumbuh) Bersama, Senin (5/10).

Andien juga menceritakan bahwa ia pernah berada di fase selalu menumpuk pakaian di lemari dan tidak menatanya dengan baik. Itu terjadi lantaran kesadaran untuk beberes isi lemari tidak ditumbuhkan sejak dini.

“Sangat mungkin banyak juga yang belum sadar akan hal ini,” kata Andien.

Selain kerapian, musisi jazz tersebut juga menyarankan agar rutin melakukan rotasi pakaian di lemari. Biasanya, karena tendensi suka atau tidak suka, pakaian yang disukai selalu disimpan paling atas dan pakaian yang tidak disukai disimpan paling bawah.

“Ini kan masalah umum yang terjadi pada kita, pada akhirnya banyak baju yang nggak dipakai dan kehilangan fungsi,” kata Andien.

Pelantun "Indahnya Dunia" itu juga mengatakan bahwa pilah-pilih pakaian juga terkait dengan kognitif dan psikis seseorang. Bahkan, isi lemari juga bisa menjadi dasar seseorang mengulik apa yang terjadi pada dirinya.

Melalui yayasan Setali Indonesia, Andien juga aktif menyuarakan hidup berkelanjutan dengan mengurangi limbah pakaian. Setiap orang bisa ikut men-decluttering, kegiatan membersihkan rumah dengan mengurangi barang-barang yang tidak diperlukan lagi, dengan menyumbang pakaian atau barang yang tidak terpakai.

Setali Indonesia menerima dan menampung segala jenis barang preloved. Mulai dari pakaian, sepatu, tas, mainan anak, perabot rumah tangga, dan sebagainya. Namun, sebelum menyumbangkannya, pastikan barang itu masih layak untuk digunakan kembali.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA