Selasa 14 Mar 2023 09:36 WIB

Kondisi Gigi Pengaruhi Kesehatan Mental, Kok Bisa?

Ketidakpuasan pada penampilan menjadi pemicu rendahnya tingkat kepercayaan diri.

Rep: Santi Sopia/ Red: Natalia Endah Hapsari
Gangguan kesehatan pada gigi seperti maloklusi, kondisi susunan dan atau posisi gigi tidak sejajar, berpengaruh pada psikologi sosial seseorang.  (Ilustrasi)
Foto: AP
Gangguan kesehatan pada gigi seperti maloklusi, kondisi susunan dan atau posisi gigi tidak sejajar, berpengaruh pada psikologi sosial seseorang. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kondisi fisik memengaruhi kesehatan mental, begitu juga sebaliknya. Hal itu termasuk kondisi gigi, yang memengaruhi kepercayaan diri serta kesehatan mental seseorang.

Menurut National Alliance of Mental Illness, walaupun masalah kepercayaan diri tidak dikategorikan sebagai masalah mental, hal ini masih berkaitan dengan kualitas hidup dan kondisi kesehatan mental seseorang. Hal itu menimbulkan risiko gangguan kecemasan hingga depresi.

Baca Juga

Kepercayaan diri tentunya penting bagi setiap orang untuk mencapai kualitas hidup yang baik. Bagi mereka yang memiliki masalah maloklusi dan ingin meningkatkan kepercayaan dirinya, pemakaian perapi gigi atau aligner, bisa menjadi solusi efektif. Alat medis berbahan plastik bening yang berfungsi merapikan gigi ini banyak diminati karena mudah dilepas-pasang sesuai kebutuhan.

Proses perataan gigi disebut minim iritasi dan tidak menyakitkan. Hal itu menjadi keunggulan aligner dibandingkan dengan pemakaian kawat gigi.

Pada jurnal berjudul “Impact of Dental Disorders and its Influence on Self Esteem Levels among Adolescents” dinyatakan bahwa ketidakpuasan terhadap penampilan, dapat menjadi pemicu rendahnya tingkat kepercayaan diri. Penelitian tersebut juga menyatakan, gangguan kesehatan pada gigi, seperti maloklusi, kondisi susunan dan atau posisi gigi tidak sejajar, berpengaruh pada psikologi sosial seseorang.

Tidak hanya itu, pada kasus maloklusi dengan tingkat keparahan tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan lain, seperti nyeri sendi, strok, hingga serangan jantung.

Coway berkolaborasi dengan Rata, perusahaan layanan kesehatan berbasis teknologi yang berfokus pada estetika gigi dengan produk aligner. Melalui kampanye #BersihMerata, pasien yang melakukan pengecekan serta perawatan di klinik Rata Senayan dapat merasakan langsung produk air purifier dan water purifier Coway.

Jeon Chan, Chief of Marketing & Education Coway Indonesia menyambut baik kerja sama tersebut. ''Ini merupakan bentuk kontribusi sosial Coway sebagai perusahaan yang memiliki keahlian di bidang air dan udara dalam melindungi hal-hal yang berharga dari alam. Kami melihat peranan penting Rata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat lewat layanan premiumnya sebagai alasan utama untuk berkolaborasi bersama,'' katanya.

Hal senada juga diungkap drg Deviana Maria, Co-Founder dan Chief Marketing Officer Rata. “Kami menyambut baik kerja sama ini dalam rangka mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan mental. Kerja sama ini diharapkan bisa membuat pasien lebih rileks dan nyaman saat melakukan perawatan gigi di Klinik Rata,” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement