Sabtu 31 Dec 2022 04:39 WIB

Peringatan Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Berlanjut Hingga Selasa

Peringatan cuaca ekstrem berimbas pada penundaan jadwal penerbangan di Jeddah.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Ani Nursalikah
Hujan deras melanda kota Jeddah, Arab Saudi. Peringatan Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Berlanjut Hingga Selasa  (Reuters/Mohamed Al Hwaity)
Hujan deras melanda kota Jeddah, Arab Saudi. Peringatan Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Berlanjut Hingga Selasa (Reuters/Mohamed Al Hwaity)

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperkirakan kondisi hujan di sebagian besar wilayah Arab Saudi akan berlanjut hingga Selasa depan. Juru bicara NCM Hussein mengatakan bahwa kondisi hujan deras akan disertai hujan es, angin kencang, debu, jarak pandangan rendah di kota-kota besar.

“Peringatan hujan telah dikeluarkan untuk banyak kota di wilayah Makkah termasuk Jeddah, Rabigh, dan Taif. Hujan juga  diperkirakan terjadi di Riyadh, Al-Qassim dan Al-Baha,” kata Hussein, seperti dilansir dari Saudi Gazzete, Jumat (30/12/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan hujan dengan intensitas sedang di wilayah Timur dan awan petir mungkin terbentuk di beberapa bagian wilayah Jazan dan Najran. Otoritas terkait pun menyarankan warganya untuk berhati-hati saat hujan dan tidak meninggalkan rumah mereka kecuali dalam keadaan darurat.

Peringatan cuaca ekstrem ini juga berimbas pada penundaan jadwal penerbangan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Otoritas Bandara meminta para pelancong berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk mengatur ulang jadwal keberangkatan baru.

NCM juga memperkirakan Jeddah akan dihantam badai petir dan hujan lebat disertai aktivitas angin permukaan dan hujan es, selain gelombang tinggi, dan hujan lebat, dan juga akan ada kekurangan jarak pandang. Pusat manajemen krisis dan bencana di Makkah telah menekankan pentingnya berada di rumah dan tidak meninggalkan rumah selama peringatan cuaca ekstrem, kecuali ada kepentingan mendesak.

"Masyarakat harus berhati-hati dan tidak mendekati lokasi di mana air hujan menumpuk untuk memastikan keselamatan mereka," demikian pernyataan NCM.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement