Sabtu 10 Dec 2022 09:48 WIB

Fernando Santos: Tinggal Ronaldo Sendiri, Setop Bicara Polemik

Ronaldo dibangkucadangkan oleh Fernando Santos.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Muhammad Hafil
Fernando Santos: Tinggal Ronaldo Sendiri, Setop Bicara Polemik. Foto: Pepe Portugal mengenakan ban kapten di lengan rekan setimnya Cristiano Ronaldo selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Portugal dan Swiss, di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Selasa, 6 Desember 2022.
Foto: AP/Frank Augstein
Fernando Santos: Tinggal Ronaldo Sendiri, Setop Bicara Polemik. Foto: Pepe Portugal mengenakan ban kapten di lengan rekan setimnya Cristiano Ronaldo selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Portugal dan Swiss, di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Selasa, 6 Desember 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA --Pelatih Portugal Fernando Santos mengatakan kalau sekarang sudah saatnya untuk membiarkan Cristiano Ronaldo sendirian. Santos mencadangkan Ronaldo dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia melawan Swiss. Keputusan itu menimbulkan polemik, meskipun Portugal meraih kemenangan besar 6-1, dengan Goncalo Ramos yang mengambil tempat CR7 mencetak hattrick.

Ronaldo terus mendominasi berita utama setelah pertandingan, sampai ada isu dia mengancam meninggalkan tim nasional. Namun mantan pemain Manchester United itu kemudian membantah kabar tersebut, diperkuat dengan pernyataan Federasi Sepak Bola Portugal.

Baca Juga

Santos juga berusaha mengklarifikasi situasi dengan Ronaldo menjelang Portugal vs Maroko di perempat final. ''Saya pikir sudah saatnya meninggalkan Ronaldo sendirian. Dia tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa dia ingin meninggalkan tim nasional kita, dan saya pikir sudah saatnya kita berhenti dengan percakapan ini, kita berhenti dengan polemik,'' kata Santos, dikutip dari Skysports, Sabtu (10/12/2022).

Santos mengatakan kalau dia menguncang Ronaldo secara khusus saat makan siang di kantornya, untuk menyampaikan kabar bahwa dia akan berada di bangku cadangan.  Santos mengakui kalau saat itu mantan pemain Real Madrid tersebut tidak senang dengan keputusan itu. Sebab selama ini ia selalu menjadi pemain inti.

''Dia mengatakan kepada saya, 'apakah menurut Anda itu ide yang bagus?' tapi kami melakukan percakapan normal dimana saya menjelaskan sudut pandang saya dan tentu saja dia menerimanya,'' ungkap Santos.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement