Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Investasi Reksa Dana di 2023 Diprediksi Tetap Moncer

Ahad 04 Dec 2022 13:41 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha

Orang Indonesia berjalan di Jakarta, Indonesia, 28 November 2022. Perry Warjiyo, Gubernur Bank Sentral Indonesia (BI), mengatakan dalam sidang parlemen pada 21 November 2022 bahwa pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia dapat melambat menjadi 4,37 persen pada tahun 2023 karena moneter domestik pengetatan.

Orang Indonesia berjalan di Jakarta, Indonesia, 28 November 2022. Perry Warjiyo, Gubernur Bank Sentral Indonesia (BI), mengatakan dalam sidang parlemen pada 21 November 2022 bahwa pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia dapat melambat menjadi 4,37 persen pada tahun 2023 karena moneter domestik pengetatan.

Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
Ini didukung oleh ekonomi Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan solid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahun 2022 menjadi tahun pemulihan bagi Indonesia dan dunia, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian, ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang solid.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022 sebesar 5,72 persen (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat 1,8 persen, Inggris 2,4 persen Jerman 1,2 persen dan China 3,9 persen. Kinerja positif juga terlihat dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 6,9 persen sejak awal tahun.

Baca Juga

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan berbagai sentimen positif ini tentunya dapat menjadi pendukung para investor di pasar modal Indonesia untuk tetap optimistis di tahun mendatang. 

"Sikap optimistis akan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik terlihat dari pertumbuhan investor reksa dana di Indonesia sebesar 2,4 juta selama Januari sampai Oktober 2022," kata Moleonoto, dikutip Ahad (4/12/2022).

Sejalan dengan peningkatan investor reksa dana, imbuhnya, dana kelolaan reksa dana yang tercatat di Indo Premier Sekuritas telah menyentuh angka tertinggi sejak pertama kali platform reksa dana IPOTFund diluncurkan. 

"Kontribusi Indo Premier untuk pemulihan Indonesia sebagai perusahaan sekuritas dan APERD karya asli Indonesia, kami realisasikan melalui penyediaan infrastruktur investasi yang reliable dan complete melalui platform IPOT untuk transaksi reksa dana dan produk lainnya," ujar Moleonoto.

Indo Premier juga memberikan pilihan produk reksa dana terlengkap, dengan lebih dari 270 produk reksa dana dari berbagai kelas aset dan lebih dari 40 manajer investasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah.

Indo Premier Sekuritas berkomitmen untuk membimbing dan mengedukasi nasabah melalui berbagai channel edukasi, mulai dari kegiatan edukasi rutin secara virtual, konten-konten di media sosial, hingga in-app content yang dapat diakses kapan saja.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA