Kamis 01 Dec 2022 16:26 WIB

Skenario Jalannya Pertandingan Jepang Vs Spanyol

Spanyol berada dalam posisi yang jauh lebih kuat di puncak salah satu grup terberat.

Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique.
Foto: AP/Julio Cortez
Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Spanyol dan Jepang membuat awal yang lebih baik dibandingkan dengan Piala Dunia sebelumnya. Namun para pendukung masih belum yakin apakah timnya bertahan di Qatar setelah Kamis (1/12/2022).

Spanyol berada dalam posisi yang jauh lebih kuat di puncak salah satu grup terberat, Grup E, Piala Dunia 2022 setelah membantai Kosta Rika 7-0 dan imbang 1-1 melawan Jerman.

Baca Juga

Tim asuhan Luis Enrique cukup seri di Stadion Internasional Khalifa vs Jepang supaya bisa mengamankan tempat 16 besar. Tapi jika menang, Spanyol bisa melenggang ke 16 besar sambil menyandang status juara grup.

Hasil pertandingan yang saling bertentangan yang dipetik Jepang dari dua laga pertamanya, menang 2-1 vs Jerman dan kalah 0-1 dar Kosta Rika, membuat Samurai Biru tim yang misterius dan bisa sulit dibaca Spanyol. Namun demikian, barisan pemain energik asuhan Hajime Moriyasu itu justru menikmati status underdog seperti saat melawan Jerman. Jepang siap kembali membuat kejutan.

Tetapi Spanyol lain. Pasukan asuhan Luis Enrique ini kuat di semua lini, dan memiliki keterampilan merata, antara yang sering diturunkan dengan yang tak pernah dipasang. Ini membuat La Furia Roja tak kesulitan dalam menjaga kualitas ketika harus merotasi pemainnya.

Spanyol mungkin bisa diuntungkan oleh sedikit masalah cedera yang dihadapi Jepang menjelang pertemuan pertama kedua negara sejak 2001 ini.

Bek Jepang Takehiro Tomiyasu dan Hiroki Sakai keduanya mungkin tak masuk starting lineup karena cedera hamstring, sedangkan gelandang Wataru Endo juga terancam absen karena masalah lutut.

Sebaliknya kapten Maya Yoshida siap membuat penampilan internasional ke-125 untuk kembali membentuk formasi empat bek bersama Miki Yamane, Ko Itakura, dan Yuto Nagatomo yang terakhir ini bahkan memiliki 140 caps.

Baik Ao Tanaka maupun Gaku Shibasaki bisa menjadi pengganti Endo di lini tengah, sementara Ritsu Doan dan Takuma Asano yang sama-sama mencetak gol saat menumbangkan Jerman, bisa dipasang sejak menit pertama pada posisi sayap.

Ini membuat peran Takefusa Kubo menjadi didorong lebih ke depan. Sedangkan Daichi Kamada akan menjalankan lagi peran nomor 10 di belakang ujung tombak Daizen Maeda.

Sedangkan Spanyol mungkin tak akan memasang gelandang berusia 18 tahun Gavi karena cedera ringan selagi latihan.

Yang mungkin juga diistirahatkan adalah kapten Sergio Busquets karena tinggal satu kartu kuning lagi dari terkena skorsing. Posisinya bisa diisi Koke, Carlos Soler, atau Marcos Llorente yang semuanya berharap dimainkan sejak awal.

Dalam formasi 4-3-3 ini, Rodri bisa naik dari bek tengah untuk menggantikan Busquets dalam peran lini tengah, sedangkan Pau Torres atau Eric Garcia ditempatkan di jantung pertahanan bersama Aymeric Laporte.

Alvaro Morata akan lebih maju untuk memulai serangan untuk membentuk tiga mata tombak serangan bersama Ferran Torres dan Dani Olmo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement