Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Pemulihan Trauma Dimasifkan untuk Anak-Anak Korban Gempa Cianjur

Senin 28 Nov 2022 20:40 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Anak-anak korban gempa Cianjur mendapatkan dukungan kesehatan jiwa psikososial di Lapang Prawatasari, Kabupaten Cianjur, Senin (28/11/2022).

Anak-anak korban gempa Cianjur mendapatkan dukungan kesehatan jiwa psikososial di Lapang Prawatasari, Kabupaten Cianjur, Senin (28/11/2022).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Anak-anak korban gempa Cianjur mendapat permainan dan tontonan edukasi

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Beragam cara dilakukan untuk membangkitkan semangat dan memulihkan trauma anak-anak korban bencana gempa Cianjur. Salah satunya dilakukan dengan anak-anak melakukan permainan dan tontonan edukasi yang menghibur.

Hal itu dilakukan di lokasi pengungsian di Lapang Prawatasari Kecamatan/Kabupaten Cianjur. Anak-anak korban bencana diajak bermain dan menonton tayangan edukasi di layar yang ada di Smart Truck TNI Angkatan Laut (AL). ''Kegiatan dengan tema tetap sehat di lokasi pengungsian ini berharap jangan ada bencana setelah bencana seperti bencana penyakit,'' ujar Tim Gerak Cepat Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Bayu Aji, Senin (28/11/2022). Selain Kemenkes, di lokasi pengungsian itu juga ada mitra dari Pramuka Saka bakti husada (SBH) Dinas Kesehatan Cianjur bag Promosi kesehatan, dan TNI AL.

Baca Juga

Tujuan kegiatan itu, kata Bayu, adalah edukasi kesehatan melalui metode nonton film. Selain itu, pengungsi mendapatkan kunjungan penyuluhan kesehatan di tenda ke tenda serta penyuluhan kelompok. ''Kami menghibur anak-anak yang tinggal di pengungsian, menghadirkan kegiatan yang menarik untuk mengurangi rasa bosan pada anak-anak di pengungsian,'' ungkap Bayu. Isi kegiatan di antaranya aktivitas fisik senam bersama, terapi bernyanyi, dan terapi bercerita.

Kegiatan itu juga menyampaikan pesan edukasi kesehatan yakni cuci tangan pakai sabun (CTPS), membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok di pengungsian. Selanjutnya tetap memberikan ASI untuk bayi dan mengecek kesehatan di posko kesehatan.

Perwira Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (AL) Mayor Laut Khusus Eldhira Respati menambahkan, TNI AL mempunyai fasilitas smart truck yang ditempatkan di lokasi pengungsian. Sarana berupa layar lebar di truk ini digunakan untuk menonton film dan edukasi kepada anak korban gempa. "Sarana ini agar memberikan hiburan kepada pengungsi,'' kata Eldhira. Upaya itu berkolaborasi dengan Kemenkes menampilkan tayangan edukasi tentang kesehatan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA