Kamis 20 Oct 2022 21:35 WIB

Kasus Gangguan Ginjal Akut, Ini Respons Pj Gubernur DKI

Labkesda DKI siap menjadi tempat tes untuk uji kasus gagal ginjal akut.

Rep: Ali Mansur/ Red: Teguh Firmansyah
Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (tengah) bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kedua kiri) meninjau Stasiun Pompa Waduk Pluit Timur di Jakarta, Rabu(19/10/2022). Pemprov DKI Jakarta memastikan Stasiun Pompa Waduk Pluit Timur berfungsi dengan baik untuk  pengendalian banjir daerah aliran Sungai Ciliwung saat puncak musim hujan.
Foto: ANTARA/Darryl Ramadhan
Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (tengah) bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kedua kiri) meninjau Stasiun Pompa Waduk Pluit Timur di Jakarta, Rabu(19/10/2022). Pemprov DKI Jakarta memastikan Stasiun Pompa Waduk Pluit Timur berfungsi dengan baik untuk pengendalian banjir daerah aliran Sungai Ciliwung saat puncak musim hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyoroti isu gagal ginjal akut pada anak yang diduga karena obat. Ia memerintahkan Dinkes DKI Jakarta untuk mempersiapkan RSUD hingga Puskesmas untuk menangani kasus gagal ginjal akut pada anak.

"Untuk mengantisipasi dan saya udah minta ke Dinkes untuk mempersiapkan segalanya mulai dari RSUD sampai dengan di kecamatan dan mudah-mudahan ini tidak menjadi lebih luas," ujar Heru di Polda Metro Jaya, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Heru mengatakan, ia telah bertemu dengan pihak Kemenkes untuk menggunakan Labkesda DKI Jakarta sebagai tempat uji coba. Hal itu, dilakukan untuk memastikan penyebab gagal ginjal akut tersebut. Namun Heru enggan berspekulasi terkait penyebab isu gagal ginjal akut pada anak.

"Labkesda di daerah-daerah yang memegang itu akan bergabung di DKI dan menyamakan, sama untuk presisinya saya kira seperti itu. Sehingga semuanya sama untuk hasil ujinya," tutur Heru.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement