Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Usai Man United Dihajar 3-6, Ten Hag: Terima Kasih Pep dan Man City

Rabu 05 Oct 2022 22:55 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

 Pelatih Manchester United Erik ten Hag berteriak di dekat pelatih Man City Pep Guardiola (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris, Ahad, 2 Oktober 2022. Man United kalah 3-6 di laga itu.

Pelatih Manchester United Erik ten Hag berteriak di dekat pelatih Man City Pep Guardiola (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris, Ahad, 2 Oktober 2022. Man United kalah 3-6 di laga itu.

Foto: AP/Rui Vieira
Kekalahan dari Man City membuat anak-anak asuh Ten Hag kembali bisa berpijak ke bumi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, mengaku masih ada kekecewaan yang begitu dalam usai kekalahan memalukan, 3-6, dari Manchester City, akhir pekan lalu. Namun, dari kekalahan tersebut, ujar pelatih asal Belanda itu, Man United justru mendapatkan pelajaran berharga.

Derbi Manchester edisi ke-188 itu menjadi mimpi buruk buat Man United. Skor, 3-6, di laga pada pekan kesembilan Liga Primer Inggris itu tercatat menjadi skor terbesar di sepanjang sejarah pertemuan antara kedua tim asal Kota Manchester tersebut di kompetisi resmi.

Baca Juga

Man United pun selalu menelan kekalahan di tiga derbi Manchester terakhir di arena Liga Primer Inggris. Tidak hanya itu, kekalahan dari tim besutan Pep Guardiola itu sekaligus menghentikan rentetan empat kemenangan beruntun Man United di pentas Liga Primer Inggris.

''Tentu saja, hari itu menjadi hari yang sangat sulit buat kami. Seperti yang biasa kami lakukan, kami langsung menganalisa penampilan di laga tersebut. Itu menjadi reality check buat kami. Jadi, kami harus belajar dari kekalahan itu dan mencoba bangkit,'' ujar Ten Hag seperti dilansir The Independent, Rabu (5/10/2022).

Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu mengakui, kekalahan dari Man City itu dapat membuat anak-anak asuhnya bisa berpijak ke bumi dan kembali berupaya memperbaiki penampilan. Sebelumnya, kepercayaan diri Iblis Merah memang melambung cukup tinggi usai mammpu meraih kemenangan atas Liverpool dan Arsenal.

Menghadapi Liverpool pada pekan ketiga Liga Primer Inggris, pertengahan Agustus 2022, Marcus Rahsford dan kawan-kawan mampu memetik kemenangan, 2-1. Sementara saat menjamu Arsenal di Stadion Old Trafford, Man United sukses membungkam tamunya tersebut, 3-1, pertengahan bulan lalu.

Namun, saat menghadapi Man City, yang berstatus juara bertahan Liga Primer Inggris musim lalu, Man United dihajar, 3-6. Kekalahan itu akhirnya menjadi momen terbaik buat Iblis Merah untuk berbenah.

Di titik ini, Ten Hag merasa perlu mengucapkan terima kasih kepada pelatih Man City, Pep Guardiola, dan tim utama the Citizens.

''Saat Anda berhasil mengalahkan Liverpool, kemudian Arsenal, kini Anda mendapatkan kenyataan dengan hasil mengecawakan kontra Man City. Jadi, kami tahu, kami harus meningkatkan performa. Terima kasih Pep dan Man City atas pelajarannya. Kami mengambil pelajaran tersebut dan sadar harus terus meningkatkan kemampuan,'' kata Ten Hag menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA