Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Kelola 2 Pelabuhan Baru, ASDP Optimalkan Pendapatan

Rabu 17 Aug 2022 16:01 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Penumpang dan kendaraan roda empat keluar dari KMP Ihan Batak saat bersandar di dermaga Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba Samosir, Jumat (17/5/2019). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat ini sudah resmi mengelola Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita dengan skema Kerja Sama Pemanfaatan Operasional Barang Milik Negara (KSPO BMN).

Penumpang dan kendaraan roda empat keluar dari KMP Ihan Batak saat bersandar di dermaga Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba Samosir, Jumat (17/5/2019). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat ini sudah resmi mengelola Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita dengan skema Kerja Sama Pemanfaatan Operasional Barang Milik Negara (KSPO BMN).

Foto: Antara/Septianda Perdana
Setelah resmi mengelola dua pelabuhan tersebut, ASDP akan lakukan pengembangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat ini sudah resmi mengelola Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita dengan skema Kerja Sama Pemanfaatan Operasional Barang Milik Negara (KSPO BMN). Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengungkapkan skema KSPO BMN dalam pengelolaan pelabuhan dapat mengoptimalkan pendapatan.

"Ini bagian dari strategi perusahaan dalam optimalisasi pendapataan, yang selanjutnya (skema ini) ditargetkan dapat menyasar pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia," kata Shelvy kepada Republika.co.id, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga

Setelah resmi mengelola dua pelabuhan tersebut, Shelvy memastikan ASDP akan melakukan upaya pengembangan. Pengembangan tersebut akan dilakukan dengan meningkatkan sistem reservasi dalam menciptakan pengalaman layanan prima yang lebih baik.

Selain itu, Shelvy menuturkan ASDP juga akan mengelola pelabuhan dengan menghadirkan fasilitas sarana dan prasarana yang mengutamakan keamanan dan kenyaman pengguna jasa, dan perbaikan di fasilitas umum.

"Kami juga bekerja sama untuk menghadirkan tenant dan UMKM di pelabuhan," ujar Shelvy.

Secara bisnis, lanjut dia, KSPO BMN menjadi skema baru bagi ASDP. Shelvy mengharapkan hal tersebut dapat terus digunakan perusahaan dalam pengembangan bisnisnya. Dia menegaskan, posisi ASDP dengan kekuatan sebagai BUMN yang memiliki izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) menjadi kekuatan untuk melebarkan sayap bisnis di bidang pengelolaan.

Menurutnya, KSPO BMN Pelabuhan Ajibata dan Ambarita merupakan skema bisnis baru yang diharapkan dapat saling menguntungkan kedua belah pihak. Sebagai BUMN, KSPO BMN tersebut menurutnya juga berdampak positif.

"Keuntungan yang dihasilkan tidak saja menambah penerimaan negara tetapi juga bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Shelvy.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA