Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Konsumsi Gula Tambahan Ternyata Pengaruhi Kadar Kolesterol, Kok Bisa?

Sabtu 06 Aug 2022 06:09 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Nora Azizah

Konsumsi makanan dengan gula tambahan ternyata memengaruhi kadar kolesterol.

Konsumsi makanan dengan gula tambahan ternyata memengaruhi kadar kolesterol.

Foto: Piqsels
Konsumsi makanan dengan gula tambahan ternyata memengaruhi kadar kolesterol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian orang berpikir bahwa cara terbaik untuk mengelola kolesterol tinggi adalah dengan menghindari makanan yang mengandung kolesterol. Namun, hal ini belum tentu benar. 

Ternyata, banyak jenis makanan lain yang bisa lebih mempengaruhi kadar kolesterol. Misalnya, diet yang lebih banyak mengandung gula tambahan dapat memengaruhi kadar kolesterol dengan cara yang mungkin tidak disadari.

Baca Juga

Dilansir dari laman EatThis, Sabtu (6/8/2022), ketika berbicara tentang perubahan pola makan untuk meningkatkan kolesterol, kebanyakan dari kita tidak memikirkan tentang gula tambahan.

"Namun, mengurangi gula tambahan secara signifikan dalam diet Anda dapat memperbaiki kolesterol secara signifikan," jelas Trista Best, MPH, RD, LD di Balance One Supplements.

Gula tambahan dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh dan menurunkan kolesterol HDL atau 'kolesterol baik', yang berfungsi untuk melawan LDL atau 'kolesterol jahat'. Selain itu, gula tambahan meningkatkan kadar trigliserida tubuh, yang merupakan jumlah lemak yang beredar dalam darah.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of American Heart Association, orang yang mengonsumsi gula tambahan dalam bentuk soda 12 ons setiap hari meningkatkan peluang mereka memiliki trigliserida tinggi dan kadar kolesterol HDL yang rendah.

Sedikit gula tambahan akan selalu berdampak besar pada kolesterol Anda, yang terkadang dapat menciptakan motivasi yang tidak perlu untuk diet yang sangat ketat. Sebaliknya, sebagian besar penelitian melihat diet yang secara signifikan lebih banyak mengandung gula tambahan, bukan yang memasukkannya dari waktu ke waktu.

"Meskipun gula tambahan tidak memberikan manfaat nutrisi yang nyata, mereka tidak harus sepenuhnya dihilangkan dari makanan kita," ujar Rachel Fine, RDN dan pendiri To The Pointe Nutrition.

Penghapusan total gula tambahan praktis tidak mungkin dan dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak teratur secara obsesif. Saat memantau kadar kolesterol Anda dan memperhatikan konsumsi gula tambahan Anda, Fine menyarankan untuk memasukkan beberapa makanan sehat jantung juga.

"Dalam hal mendukung kolesterol, saya mendorong pola pikir inklusi, bukan eksklusi. Perbanyak makanan kaya tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan alpukat, yang menyehatkan jantung karena mengurangi kadar kolesterol LDL sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL," tambah Fine.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA