Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Guardiola Dukung Pemain Remajanya Merapat ke Sheffield United

Sabtu 06 Aug 2022 04:51 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berbicara dengan pemain Manchester City James McAtee.

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berbicara dengan pemain Manchester City James McAtee.

Foto: AP/Dave Thompson
James McAtee diharapkan matang untuk membela City usai gabung ke Sheffield.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola sangat mendukung pemain mudanya James McAtee yang merapat ke Sheffield United sebagai pemain pinjaman. Guardiola menganggap McAtee suatu hari nanti akan menjadi penantang di tim utama City. Guardiola memberikan target yang jelas kepada pemain 19 tahun itu tentang apa yang harus dicapai ke depannya.

McAtee membuatnya debut seniornya di Piala EFL pada usia 18 tahun dan tampil dua kali di Liga Inggris. Ia juga bermain di Liga Champions musim lalu. McAtee juga menjadi bagian dari timnas Inggris U-21.

Baca Juga

Penampilannya di Etihad telah menarik minat banyak klub baik di dalam maupun luar negeri. Bersama City U-23, ia mencetak 27 gol dan 19 assist dalam 52 pertandingan. Ia juga membantu City meraih gelar Premier League 2. Ketika tahu dia akan bergabung dengan Sheffield, Guardiola memberikan jempol dan pesan.

"Dia sangat mendukungnya dan mengatakan 'coba dan bermain sebanyak yang Anda bisa dan belajar untuk tahun depan'. Sebelum kami menjalani tur pramusim kami, manajer berbicara kepada saya dan mengatakan ada lima gelandang dan saya pikir akan sulit untuk mendapatkan beberapa menit,” kata McAtee, dilansir dari Yorkshirelive, Jumat (5/8/2022).

Ia menambahkan tujuan peminjaman untuk kembali ke City agar bisa menjadi bagian dari tim utama. Ia menilai Sheffield akan menjadi tim yang sempurna untuk mengasah kemampuannya. Guardiola ingin dia berkembang di Sheffield.

Menurut McAtee tantangan yang diberikan Guardiola sesuatu yang bagus. Guardiola dipandang sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Maka ketika Guardiola berbicara, ia mendengarkan dan berusaha menjalankan istruksinya.

“Terkadang kami mengobrol dan bukan hanya tentang sepak bola, terkadang tentang kehidupan. Dia hebat dalam hal itu. Saya telah berbicara cukup banyak dengannya. Dia suka golf, jadi saya berbicara dengannya tentang golf sedikit dan, jelas, di sisi sepak bola dia jenius,” ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA