Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

New York Nyatakan Darurat Cacar Monyet

Senin 01 Aug 2022 14:17 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Christiyaningsih

Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan keadaan darurat infeksi cacar monyet. (ilustrasi)

Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan keadaan darurat infeksi cacar monyet. (ilustrasi)

Foto: www.freepik.com
Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan keadaan darurat infeksi cacar monyet

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan keadaan darurat infeksi cacar monyet (monkeypox) karena kasusnya yang terus meningkat. Hochul mengatakan itu akan berjalan hingga 28 Agustus. Dia berharap dapat meningkatkan ketersediaan vaksin.

Perintah eksekutif ini memungkinkan pemerintah untuk merespons lebih cepat. “Dan bagi para profesional perawatan kesehatan untuk mengambil langkah-langkah tambahan yang akan membantu mendapatkan lebih banyak warga New York yang divaksinasi," kata Hochul di Twitter seperti dikutip dari Futurism, Senin (1/8/2022).

Baca Juga

Perintah eksekutif resmi gubernur mengatakan New York secara resmi memiliki 1.383 kasus yang dilaporkan pada 29 Juli 2022. Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan negara bagian tersebut memiliki 1.345 kasus per 29 Juli.

Warga New York dapat mengakses informasi terbaru tentang monkeypox menggunakan situs monkeypox departemen kesehatan negara bagian. Itu juga mencakup info tentang gejala dan perawatan monkeypox.

Situs tersebut mengatakan gejalanya termasuk ruam, benjolan, atau luka di bagian tubuh mana pun serta gejala seperti flu dan kelelahan. Dilaporkan bahwa virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, seperti dari tetesan pernapasan dan sentuhan permukaan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus itu sebagai darurat kesehatan global pekan lalu. CDC mengatakan ada 22.485 kasus yang dikonfirmasi secara global, 22.141 di antaranya telah dilaporkan di negara-negara yang biasanya tidak melaporkan kasus cacar monyet.

Laporan awal mengatakan virus itu menyebar melalui komunitas LGBTQ+. Masih ada banyak pertanyaan dan kekhawatiran seputar cacar monyet. Maka dari itu, mengambil langkah pencegahan untuk melindungi diri adalah langkah yang akan segera dilakukan lebih banyak pemimpin negara.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA