Ahad 31 Jul 2022 09:32 WIB

Citayam Fashion Week ke Sarinah, Erick: Saya Terbuka Asal tidak Dipolitisasi

Erick ingin pemindahan CFW ke Sarinah murni untuk memberikan ruang lebih besar

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda
Warga bersiap melakukan peragaan busana Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, (ilustrasi).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga bersiap melakukan peragaan busana Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut terbuka gagasan pemindahan ajang Citayam Fashion Week (CFW) ke Sarinah. Selama ini, Erick mengaku tidak pernah membuat pernyataan apa pun mengenai CFW. Karena menurut Erick, fenomena tersebut merupakan murni gerakan dan aksi kreatif anak-anak muda sehingga merekalah yang mempunyai hak dalam menentukan arah kreativitas tersebut ke depan.

"Saya masih pelajari dulu, saya tidak permah bikin pernyataan mengenai CFW, ketika Wagub atau siapa pun menyebut Sarinah menjadi alternatif CFW saya sih terbuka saja," ujar Erick dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (31/7/2022).

Baca Juga

Namun, Erick ingin pemindahan CFW ke Sarinah murni untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak muda berkreasi. Erick tak ingin niat baik anak-anak muda justru dicampuradukan dengan hal-hal yang di luar tujuan mereka.

"Selama untuk kebaikan, selama jangan dipolitisir. Kasihan kreativitas anak-anak muda, kita harus hargai," ucap Erick.

Erick menyebut ajang CFW merupakan langkah inovasi anak muda untuk tampil dalam kegiatan yang positif. Hal ini jauh lebih baik mengingat banyak anak muda yang tengah mengalami persoalan terhadap aktivitas negatif hingga terjebak narkoba dan kejahatan jalanan.

"Selama mereka bisa berkreativitas yang positif, kenapa tidak kita jaga. Namanya anak muda, saya juga punya anak, kadang-kadang anak saya bandel, ya kita sebagai orang tua mesti mengingatkan, tapi tidak bisa anak kita bandel, kita hukum sampai dia tidak bisa berkreativitas, jadi saya terbuka saja selama tidak dipolitisir," kata Erick menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement