Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Google Minta Penguna Android Hapus 4 Aplikasi Ini, Berbahaya!

Kamis 07 Jul 2022 13:32 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih

Playstore. Ilustrasi

Playstore. Ilustrasi

Foto: Ubergizmo
Secara keseluruhan lebih dari 10 ribu pengguna Android diperkirakan dalam bahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Meskipun regulasi Google sudah ketat dalam menghadirkan aplikasi di Playstore, tampaknya para pakar dan peneliti keamanan siber semakin sering menemukan aplikasi jahat. Konsultan Pradeo menemukan aplikasi jenis fleeceware atau dikenal Joker yang telah menghilang dari Playstore.

Fleeceware merupakan jenis aplikasi seluler malware dengan biaya berlangganan yang berlebihan dan tersembunyi. Jika dari daftar ini Anda sudah terlanjur memasang segeralah hapus:

Baca Juga

1.Smart SMS Messages (50.000+)

2.Blood Pressure Monitor (10.000+)

3.Voice Languages Translator (10.000+)

4.Quick Text SMS (10.000+).

Secara keseluruhan lebih dari 10 ribu pengguna Android diperkirakan dalam bahaya. Seperti yang mungkin diketahui oleh banyak dari Anda para penggemar keamanan seluler, Joker sama sekali bukan ancaman baru yang bersembunyi di bayang-bayang Playstore selama beberapa tahun.

Dilansir Phone Arena, Kamis (7/7/2022), secara diam-diam, aplikasi membuat pengguna berlangganan ke layanan premium palsu tanpa persetujuan mereka atau sepengetahuan mereka. Perlahan-lahan rekening bank pengguna mulai terkuras.

Selain menghapus empat aplikasi berbahaya yang disebutkan di atas dari ponsel atau tablet Android Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan ketika terancam adalah memeriksa laporan bank Anda. Periksa setiap pembayaran dan ubah perizinan login agar lebih aman.

Kemudian Anda bisa memeriksa daftar judul aplikasi yang diinstal dari waktu ke waktu. Coba ingat apakah Anda benar-benar mengunduh semuanya sambil bertanya apakah Anda membutuhkannya. Periksa kembali aplikasi tersebut apakah aman atau tidak.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA