Senin 30 May 2022 08:35 WIB

Wakil Gubernur Kukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Minangkabau Saiyo Bali

Ikatan Keluarga Minang Saiyo Bali adalah wadah perantau Minang di Bali

Kehadiran Wagub Sumbar di Denpasar pada Sabtu (28/5/2022) dalam rangka pengukuhan pengurus IKMS Bali periode 2022-2026.
Foto: Pemprov Sumbar
Kehadiran Wagub Sumbar di Denpasar pada Sabtu (28/5/2022) dalam rangka pengukuhan pengurus IKMS Bali periode 2022-2026.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR - Ikatan Keluarga Minangkabau Saiyo (IKMS) Bali menyambut kedatangan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wagub Sumbar Audy Joinaldy. Didampingi tokoh masyarakat Minangkabau setempat, kunjungan Wagub dibuka dengan Tari Pasambahan. Lebih dari 3.000 perantau anggota IKMS dari berbagai kota di Provinsi Bali ikut hadir menyambut Gubernur Bali dan Wagub Sumbar.

Kehadiran Wagub Sumbar di Denpasar pada Sabtu (28/5/2022) adalah dalam rangka pengukuhan pengurus IKMS Bali periode 2022-2026. Pada kesempatan itu, Wagub menyampaikan harapan agar amanah yang diberikan melalui pengukuhan tersebut dapat membawa organisasi IKMS sebagai wadah bagi perantau asal Sumbar itu menjadi semakin baik.

Baca Juga

"Semoga IKMS menjadi semakin baik dalam memberikan wadah bagi para perantau Minangkabau untuk saling bertukar pikiran, memberikan ide, dan gagasan serta berkolaborasi membangun perekonomian para perantau dan terlibat dalam pembangunan sumatera barat dari rantau," ucap Wagub.

photo
Kehadiran Wagub Sumbar di Denpasar pada Sabtu (28/5/2022) dalam rangka pengukuhan pengurus IKMS Bali periode 2022-2026. - (Pemprov Sumbar)

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Denpasar yang turut hadir, Arya Wibawa, menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus IKMS Bali. Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Bali yang merupakan wadah perantauan asal suku Minangkabau sejalan kiprahnya dalam kontribusi pembangunan Bali. Arya Wibawa juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi warga IKMS yang turut serta mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

“Di Kota Denpasar kita menggaungkan semangat menyama braya melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam dalam menyongsong pembangunan di Kota Denpasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Denpasar. Hal ini juga sesuai dengan falsafah Minang ‘di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung’, seiya sekata, sependapat dan senantiasa kompak serta selalu menjaga, membela, dan merawat sumber kehidupan,” ujar Arya Wibawa.

Turut hadir pula dalam pengukuhan tersebut Kasdam 9 Udayana Brigjen TNI Harfendi, unsur musyawarah pimpinan daerah, MUI Provinsi Bali, PW Muhammadiyah Bali, serta PW NU Bali.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement