Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Pelatih Sassuolo Janji akan Buat AC Milan Kesulitan

Rabu 18 May 2022 16:43 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Bek AC Milan Theo Hernandez (kanan) merayakan gol bersama rekannya, Rafael Leao pada laga Serie A melawan Atalanta di Stadion San Siro, Ahad (15/5/2022). AC Milan menang 2-0.

Bek AC Milan Theo Hernandez (kanan) merayakan gol bersama rekannya, Rafael Leao pada laga Serie A melawan Atalanta di Stadion San Siro, Ahad (15/5/2022). AC Milan menang 2-0.

Foto: EPA-EFE/Matteo Bazzi
Timnya memiliki kualitas untuk menciptakan masalah bagi pasukan Stefano Pioli.

REPUBLIKA.CO.ID, REGGIO EMILIA -- Pelatih Sassuolo Alessio Dionisi mengirim pesan peringatan kepada AC Milan jelang bentrok di pekan terakhir Serie A Italia, di Stadion Mapei, Ahad (22/5/2022) malam WIB. Ia mengatakan, Sassuolo memainkan sepa kbola menyerang dan melakukan serangan balik yang mematikan sebagaimana Milan.

Rossoneri membutuhkan minimal hasil seri melawan Sassuolo untuk meraih Scudetto pertamanya dalam 11 tahun. Milan masih ditempel ketat oleh Inter Milan di urutan kedua. Dan jika Milan kalah sementara Inter menang maka Scudetto akan jatuh ke tangan sang rival.

Baca Juga

“Saya mengerti mereka tidak memberi kami banyak peluang. Milan adalah tim yang lebih baik dan memiliki rekor tak terkalahkan. Mereka pantas menjadi pemimpin klasemen dan wajar jika banyak yang memberikan kemenangan begitu saja, tetapi kami adalah Sassuolo, bukan mitra latihan. Hasilnya belum diputuskan,” kata Dionisi dilansir dari football Italia, Rabu (18/5/2022).

Ia menegaskan timnya memiliki kualitas untuk menciptakan masalah bagi pasukan Stefano Pioli. Namun ia mengatakan dirinya harus memiliki pendekatan yang tepat menghadapi mereka. Ia ingin menunjukkan seberapa besar Sassuolo mengalami peningkatan. Ia berharap pertandingan akan berlangsung terbuka.

Dalam kesempatan tersebut ia juga bicara mengenai siapa pemain yang paling berkembang di timnya. Ia menyebut Giacomo Raspadori sebagai pemain yang memiki jiwa bermain secara tim. Raspadori selalu membantu rekannya ketika dalam kesulitan. Sikap tersebut perlu dicontoh oleh pemain lain.

Dionisi mengaku tak senang atas kebobolan gawang timnya musim ini. Menurutnya itu menandakan ada banyak masalah yang mesti diperbaiki. Ia akan mendorong anak asuhnya berkembang dan mencetak gol lebih banyak lagi.

“Kemudian, saya ingin melihat penyesuaian yang lebih baik pada saat-saat sulit dalam pertandingan. Di sisi lain, saya puas dengan penyelesaian akhir, serangan ke ruang angkasa dan transisi positif,” ujarnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA