Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Pasokan Komponen Tersendat, Pabrikan China Tangguhkan Produksi Mobil Listrik

Ahad 17 Apr 2022 11:45 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Mobil listrik Nio buatan China.

Mobil listrik Nio buatan China.

Foto: www.wikimedia.com
Pabrikan China Nio harus menghentikan produksi mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pembuat kendaraan listrik (electric vehicle/EV) asal China, Nio, menangguhkan produksi di pabrik mereka. Pennagguhan ini karena masalah keterlambatan komponen dari rantai pasokan.

"Sejak Maret, karena alasan yang berkaitan dengan pandemi, mitra pemasok perusahaan dari beberapa tempat termasuk Jilin, Shanghai dan Jiangsu menangguhkan produksi satu demi satu dan belum pulih," kata perusahaan itu dilansir Reuters pada Jumat (15/4/2022).

Baca Juga

Akibat masalah itu, Nio harus menghentikan produksi mobil. Perusahaan terpaksa menunda pengiriman EV ke konsumen dan berupaya membantu para pemasok agar mampu mengirimkan komponen tepat waktu di tengah pembatasan sosial karena COVI9-19 yang kembali merebak di China.

Tesla juga menangguhkan produksi di pabrik Shanghai sejak 28 Maret setelah kota itu memulai pembatasan sosial. Pabrik Volkswagen dan FAW Group di Changchun juga ditutup sejak pertengahan Maret, sementara pabrik mereka di Shanghai sudah tak beroperasi untuk sementara sejak 1 April.

 

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA