Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Mobil Super Huracan dan Audi R8 Ditarik Kembali Akibat Takaran Cairan tidak Sesuai

Sabtu 16 Apr 2022 17:30 WIB

Red: Nidia Zuraya

Lamborghini Huracan

Lamborghini Huracan

Foto: Carscoops
Teknisi kedua merek akan memeriksa mobil yang bersangkutan dan memperbaiki level.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pabrikan yang memproduksi super car seperti Audi dan Lamborghini dikabarkan telah melalukan penarikan kembali (recall) terhadap Audi R8 dan juga Lamborghini Huracan karena adanya masalah pada cairan transmisi yang tidak benar dari yang seharusnya. Dikutip dari CarsCoops, Sabtu (16/4/2022), dalam hal ini setidaknya terdapat 20 unit mobil super car harus kembali mendatangi showroom untuk "disuntikkan" sisa-sisa cairan yang kurang dengan takaran yang sesuai.

Dalam kasus penarikan ini, timbangan yang digunakan untuk menentukan jumlah cairan transmisi yang benar untuk sembilan Lamborghini Huracan dan delapan Audi R8 dinyatakan telah rusak. Akibatnya, mobil-mobil itu berakhir dengan lebih sedikit cairan di gearbox mereka daripada yang dibutuhkan.

Baca Juga

Untuk memperbaikinya, teknisi kedua merek akan memeriksa mobil yang bersangkutan dan memperbaiki level jika perlu.Selain tidak melumasi suku cadang dengan benar dan merusak kopling, kedua recall tersebut menyebutkan kemungkinan karena level oli rendah, kebocoran cairan transmisi dapat terjadi dan meningkatkan risiko kebakaran.

"saat mengoperasikan kendaraan di lingkungan arena pacuan kuda, masalah ini mungkin dapat menyebabkan pembentukan busa minyak yang bisa keluar melalui katup pernafasan dan menciptakan risiko kebakaran," menurut dokumen penarikan kembali yang ada.

Penarikan tersebut mencakup model Huracan EVO 2020-2022 dan Huracan STO 2022, Coupe R8 2021-2022, dan R8 Spyder 2022, jadi jika Anda memiliki salah satunya, mungkin Anda harus menghubungi diler setempat untuk mengetahui apakah Anda terpengaruh. Lamborghini melaporkan bahwa peringatan akan muncul di dasbor jika kopling Anda tergelincir, sementara surat akan dikirimkan ke semua pihak yang terkena dampak paling lambat 3 Juni 2022.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA