Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Pemkot Palembang Minta 20 Distributor Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Jumat 25 Feb 2022 19:11 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Warga antre untuk membeli minyak goreng saat operasi pasar di Kawasan Rumah Susun Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (24/2/2022). Dinas Perdagangan Kota Palembang menggelar operasi pasar minyak goreng dengan harga Rp 13.000 per liter selama beberapa hari di sejumlah titik Kota Palembang.

Warga antre untuk membeli minyak goreng saat operasi pasar di Kawasan Rumah Susun Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (24/2/2022). Dinas Perdagangan Kota Palembang menggelar operasi pasar minyak goreng dengan harga Rp 13.000 per liter selama beberapa hari di sejumlah titik Kota Palembang.

Foto: Antara/Feny Selly
Pemkot Palembang meminta 20 distributor bisa ikut mengatasi kelangkaan minyak goreng.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan meminta 20 distributor minyak goreng setempat ikut mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng.

"Masalah kelangkaan minyak goreng akhir-akhir ini tidak boleh dibiarkan berkepanjangan karena bisa kembali mengakibatkan lonjakan harga dan menimbulkan keresahan warga," kata Sekda Palembang Ratu Dewa.

Baca Juga

Dia menjelaskan berdasarkan pemantauan di sejumlah pasar tradisional dan modern dalam beberapa hari terakhir terjadi kelangkaan minyak goreng, kalaupun ada harganya di atas HET Rp14.000 per liter/kg.

"Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan 20 distributor minyak goreng melakukan operasi pasar dan memasok minyak goreng ke pasar sesuai dengan kebutuhan warga," katanya.

Menurut dia, untuk mengatasi kelangkaan dan mengendalikan lonjakan harga minyak goreng, pada pertengahan Januari 2022 pihaknya menggelar operasi pasar murah minyak goreng.

Kegiatan operasi pasar murah minyak goreng digelar di sejumlah kawasan pemukiman penduduk dan pasar tradisional. Kegiatan operasi pasar yang digelar sekitar dua pekan itu cukup berhasil mengendalikan kenaikan harga minyak goreng yang waktu itu dijual di pasaran berkisar Rp 19 ribu-Rp 22 ribu per kemasan ukuran 1 kg/liter.

"Melalui koordinasi dengan distributor minyak goreng dan upaya lainnya, diharapkan stok tersedia dalam jumlah cukup banyak sehingga warga Palembang bisa membeli minyak goreng dalam kemasan dengan harga cukup terjangkau atau sesuai HET Rp 14 ribu per liter/kg," kata dia.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA