Sabtu 19 Feb 2022 13:18 WIB

Satu Juta Masker Akan Dibagikan ke Seluruh Jabar

Pembagian masker akan dilakukan secara nasional dengan target 15 juta masker.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Agus raharjo
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, satu juta masker akan dibagikan gratis di wilayah Jawa Barat, Sabtu (19/2/2022).
Foto: istimewa
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, satu juta masker akan dibagikan gratis di wilayah Jawa Barat, Sabtu (19/2/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG—Pemerintah Kota Bandung dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Apel Kesiapan Penyerahan Masker di Lapangan Balai Kota Bandung, Sabtu (19/2/2022). Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, Jawa Barat termasuk wilayah dengan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 tertinggi, bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan beberapa provinsi lain di luar Jawa.

“Tiga hari terakhir, Jabar menduduki rangking pertama terkait penambahan kasus konfirmasi positif. Karena itu kami targetkan pembagian satu juta masker gratis untuk wilayah Jabar,” kata Suharyanto saat menyampaikan sambutan di Balai Kota Bandung, Sabtu (19/2/2022).

Baca Juga

“Khusus Kota Bandung, pembagian masker gratis akan dilakukan di 20 titik, masing-masing titik 10 ribu masker. Jadi ada 200 ribu masker yang akan dibagikan hari ini. Tapi tidak menutup kemungkinan besok atau lusa, jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kodam Tiga Siliwangi, Polda Jabar, seandainya ingin kembali membagikan masker lagi, kami dari BNPB siap untuk mendukung penyediaan maskernya,” jelasnya.

Total target pembagian masker untuk wilayah Jawa Barat adalah satu juta masker.

Adapun program pembagian masker secara nasional, kata Suharyanto, akan terus dilakukan hingga Mei 2022 mendatang, dengan target 15 juta masker.

Terkait sasaran wilayah, dia mengatakan bahwa jumlah ini akan disesuaikan dengan jumlah kasus konfimasi positif di masing-masing wilayah. “Sampai dengan bulan Mei 2022, targetnya 15 juta masker, 3 juta masker per bulan. Tapi tidak dibagi secara merata karena tentu kita lihat jumlah kasus konfirmasi positif di setiap  daerah, jadi jika angkanya tinggi maka kita akan datangi dan prioritaskan,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai adanya indikasi penurunan kedislipinan penerapan protokol kesehatan, Suharyanto mengatakan bahwa sejak akhir 2021, melalui survei Satuan Tugas Covid-19 Pusat ditemukan adanya penurunan penggunaan masker. “Makanya kita terus gencarkan lagi pembagian masker gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan bahwa titik-titik pembagian masker gratis akan difokuskan di pasar-pasar, merujuk pada tingkat kepatuhan protokol kesehatan di pasar yang relatif rendah. “Jadi BNPB sudah kordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung, jadi ada 20 titik dan per titiknya 10 ribu masker yang dibagikan. Jadi insya Allah ada 200 ribu masker yang akan kita bagikan,” ujar Yana kepada awak media.

“Sasarannya rata-rata pasar, berdasarkan masukan dari BNPB juga, tingkat kepatuhan di pasar relatif rendah. Itu jadi fokus kita (lokasi dengan tingkat kepatihan prokes rendah),” sambungnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement