Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Warga Bandung Diminta Perhatikan Talang Air Antisipasi DBD

Senin 24 Jan 2022 15:42 WIB

Red: Ani Nursalikah

Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. Warga Bandung Diminta Perhatikan Talang Air Antisipasi DBD

Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. Warga Bandung Diminta Perhatikan Talang Air Antisipasi DBD

Foto: EPA
Talang berpotensi menjadi sumber penyakit DBD karena air yang menggenang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta warga memperhatikan talang air rumah masing-masing karena dapat berpotensi menjadi sumber penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Yana mengatakan bentuk talang air rumah di permukiman padat biasanya menjadi melengkung seiring waktu. Sehingga talang air tersebut menampung genangan air yang tersisa ketika sudah tidak mengalir.

Baca Juga

"Kalau di perkotaan itu tolong diperhatikan talang air itu, kadang-kadang itu suka melengkung, air itu menggenang di tengahnya," katanya, Senin (24/1/2022).

Apabila air di talang tak memungkinkan untuk dialirkan, menurutnya, warga bisa saja melubangi talang air tersebut tepat di titik air yang menggenang. "Kalau bisa dilubangi saja, karena itu biasanya terlewat, orang tidak perhatikan talang-talang air di permukiman padat," katanya.

Yana mengatakan genangan air yang tidak mengalir cukup lama dapat menjadi sumber perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang dapat memicu penyakit DBD. Di masa pandemi Covid-19 ini, menurutnya, penyakit DBD tidak boleh diabaikan. 

Jika sudah tak terkendali, DBD bisa menjadi penyakit yang mematikan. Kini, menurutnya, ada beberapa warga yang terkena penyakit DBD di Kota Bandung. 

Untuk itu, ia juga mengimbau masyarakat membantu sesama dengan mengikuti donor darah. "Kegiatan donor darah ini bisa membantu PMI untuk pengadaan stok darah. Buat warga Bandung, ayo donorkan darah untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA