Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Harga Minyak Goreng di Kota Padang Masih Tinggi

Kamis 20 Jan 2022 20:22 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Warga membeli minyak goreng kemasan di salah satu pusat perbelanjaan (ilustrasi)

Warga membeli minyak goreng kemasan di salah satu pusat perbelanjaan (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Yusuf Nugroho
Harga minyak goreng kemasan masih Rp 19 ribu per liter.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Harga minyak goreng kemasan di sejumlah retail di Kota Padang, baik yang dijual di pasar moderen atau pasar tradisional masih tinggi. Sebelumnya pemerintah pusat telah membuat kebijakan satu harga untuk salah satu kebutuhan pokok tersebut, yaitu Rp 14 ribu per liter. Kebijakan itu mulai berlaku kemarin, Rabu (19/1).

Di sejumlah supermarket dan swalayan di Kota Padang, harga terendah minyak goreng kemasan tersebut Rp 19 ribu per liter. Sementara harga tertinggi Rp 22 ribu per liter.

Baca Juga

Di Pasar Raya Padang harga minyak kemasan dipatok harga Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu per liter. Perbedaan harga tergantung merek minyak goreng.

Salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang, Reflis mengatakan, pihaknya tidak menolak atau mempermainkan harga minyak goreng. Tapi mereka mendapatkan barang dari agen dengan harga yang masih tinggi. Sehingga mereka masih menjual dengan pasaran tinggi agar tidak rugi.

Reflis menyebut, harga minyak goreng itu sudah naik dari agennya sejak satu bulan terakhir. Yakni sejak hendak memasuki liburan natal dan tahun baru.

"Jika pemerintah memang mau membuat kebijakan itu, bukan untuk pedagang, tapi untuk agen, distributor atau pabriknya seharusnya. Kalau kami mengikutinya tentu kami rugi," kata Reflis.

Pedagang lain, Widya, juga mengemukakan hal yang sama. Menurut Widya, harga minyak goreng ini memang melambung tinggi daripada harga biasanya yang hanya berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 16 ribu per liter.

"Kita pedagang eceran kan memang tidak bisa mematok harga sembarangan. Kami dapat dari agen dengan harga yang naik, jadi tidak mungkin kami menjual murah," kata Widya.

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA