Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Maguire Ungkap Para Penggawa MU Marah di Ruang Ganti Usai Dikalahkan Wolves

Ahad 09 Jan 2022 10:18 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Kapten Manchester United Harry Maguire. Maguire mengakui performa buruk timnya saat dikalahkan Wolverhampton Wanderers 0-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris,Selasa (4/1/2022).

Kapten Manchester United Harry Maguire. Maguire mengakui performa buruk timnya saat dikalahkan Wolverhampton Wanderers 0-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris,Selasa (4/1/2022).

Foto: EPA-EFE/Peter Powel
Para pemain MU menerima kritik dan bereaksi dengan baik terhadapnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapten Manchester United (MU) Harry Maguire mengungkapkan kondisi di ruang ganti setelah serangkaian penampilan buruk timnya. Kekalahan 0-1 dari Wolves pada Selasa (4/1/2022) adalah yang pertama sejak Ralf Rangnick menjabat sebagai pelatih MU.

Dari sejumlah penampilan yang membuat frustrasi tersebut, sang kapten Maguire telah mengadakan percakapan pribadi dengan para pemain dan manajemen sebagai upaya untuk membalikkan keterpurukan.

Baca Juga

"Saya adalah kapten dan pemimpin di ruang ganti, dan saya telah melakukan percakapan pribadi dengan para pemain dan manajemen yang akan tetap pribadi," kata Maguire dikutip dari Manchester Evening News, Ahad (9/1/2022).

Maguire dan para pemain MU menerima bahwa kritik itu semata-mata tergantung pada para pemain itu sendiri untuk membawa klub kembali ke papan atas klasemen Liga Primer Inggris. Yang terpenting bagi MU saat ini adalah berjuang untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

"Jangan salah tentang itu, saya di sini untuk pertarungan dan saya tahu rekan satu tim saya. Saya mengharapkan mereka dan jika tidak, seperti yang saya katakan, ada sesuatu yang salah. Kami memiliki skuad besar. Tentu saja, tak semua pemain akan selalu senang karena mereka tidak bermain, tetapi itulah sepak bola dan kami semua harus tetap profesional," jelas Maquire.

Maguire mengungkapkan semua pemain marah dan ingin melakukan yang terbaik di lapangan. Menurutnya, semangat tim bagus, terlepas dari apa yang dikatakan orang-orang.

"Untuk menjadi pesepak bola profesional, Anda harus menerima kritik dan bereaksi dengan baik terhadapnya. Pada saat yang sama, Anda kadang-kadang harus mengabaikan kebisingan luar dan menundukkan kepala (dalam latihan)," kata Maguire menjelaskan. "Kami tahu jika kami dapat mengumpulkan hasil terbaik, maka segala sesuatu yang lain akan beres dengan sendirinya."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA