Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Meski Man City Menang, Guardiola Tetap Puji Penampilan Arsenal

Ahad 02 Jan 2022 09:07 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Foto: EPA-EFE/MAGI HAROUN
Man City melawan Arsenal yang sedang berjuang keras masuk ke empat besar liga.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manchester City melanjutkan tren kemenangan menjadi 11 pertandingan secara beruntun di Liga Primer Inggris usai mengalahkan Arsenal 2-1 di Stadion Emirates, Ahad (2/1) dini hari WIB. Hasil sekaligus memantapkan posisi the Citizens di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin dari tim peringkat kedua Chelsea.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola memuji Arsenal di laga tersebut. Menurutnya the Gunners bermain lebih baik. Man City melawan tim yang sedang berjuang masuk ke empat besar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

Arsenal, lanjut Guardiola, memulai musim dengan berada di papan bawah. Namun saat ini perjuangannya mulai menunjukkan hasil, yakni tembus ke empat besar.

"Mereka punya enam hari, tujuh hari setelah pertandingan terakhir mereka melawan Norwich. Kami memiliki dua setengah hari dan Brentford sangat tangguh. Dan kami tidak memiliki energi," ujar Guardiola dilansir dari Skysports.

Arsenal sejatinya unggul 1-0 pada babak pertama melalui Bukayo Saka. Tim tamu menyamakan kedudukan melalui Riyad Mahrez dari titik putih. Tuan rumah harus bermain dengan sepuluh pemain dua menit setelah gol Mahrez karena Gabriel diganjar kartu merah.

Kendati demikian, Arsenal mampu melayani permainan Man City. Dan tim tamu baru mencetak gol kemenangan lewat Rodri pada menit ke-90+3.

Guardiola mengakui Arsenal kuat di lini tengah. Ia lalu mencoba menempatkan satu pemain lagi di tengah untuk memiliki kontrol lebih dan lebih banyak operan. "Kami tahu transisi dengan Saka, Martinelli, Lacazette. Fisik yang mereka miliki membuat kami kesulitan dan memang sulit karena kami sedang tidak memiliki apa-apa," jelas Guardiola.

Pada babak kedua, Guardiola mencoba terus menekan. Ia mengakui permainan menjadi berubah ketika timnya mendapatkan penalti dan kartu merah. Namun ia menegaskan kemenangan di kandang Arsenal sangat penting bagi Man City.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA