Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Buffon Tuding Ronaldo Hilangkan DNA Juventus

Sabtu 25 Dec 2021 15:55 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Gianluigi Buffon menyalami Cristiano Ronaldo.

Gianluigi Buffon menyalami Cristiano Ronaldo.

Foto: Luca Bruno/AP
Selama berada di Turin, Ronaldo mencetak lebih dari 100 gol.

REPUBLIKA.CO.ID, PARMA -- Cristiano Ronaldo sudah berbulan-bulan pergi dari Juventus. Sosok antialkohol, antitato, dan antiminuman soda itu kini menjalani karier sebagai pesepak bola profesional seperti biasanya, bekerja total untuk kemajuan tim yang ia bela.

Namun, namanya masih saja digunjing dan dikaitkan dengan apa yang saat ini terjadi di Juventus. Mantan kiper Juventus, Gianluigi Buffon mengakui, performa CR7 sangat impresif bersama Bianconeri. Namun, Buffon menuding kehadiran Ronaldo justru menghilangkan DNA tim. 

Baca Juga

Juventus sempat menjadi perhatian dunia ketika merekrut Ronaldo yang sudah sembilan tahun berseragam Real Madrid pada 2018 lalu. Si Nyonya Tua rela membayar gaji selangit bintang asal Portugal itu. 

Selama berada di Turin, Ronaldo mencetak lebih dari 100 gol dan mempersembahkan sederet trofi kompetisi domestik. Akan tetapi di mata Buffon, seharusnya Ronaldo bisa membuahkan Liga Champions untuk Juventus, seperti kala sukses di Manchester United dan Real Madrid.

"Juventus punya kesempatan menjuarai Liga Champions di tahun pertama Ronaldo hadir. Itu adalah tahun saat saya berseragam Paris Saint-Germain. Tapi (juara Liga Champions) itu tidak terjadi," kata Buffon seperti dilansir Goal International, Sabtu (25/12). 

"Saat saya kembali, saya bekerja dengan CR7 selama dua tahun dan pekerjaan kami sangat baik. Tapi menurut saya, Juventus kehilangan DNA sebagai tim," ujarnya menambahkan.

Saat Juventus menjajaki final Liga Champions 2017, Buffon berpendapat hal tersebut disebabkan oleh kekompakan tim yang merata di semua lini. Namun setelah Ronaldo hadir, ia melihat hal tersebut mendadak hilang. 

"Kami bisa tembus ke final Liga Champions 2017 karena memiliki banyak pengalaman. Tapi itu hilang ketika ada satu lini yang terlalu dominan. Kami kehilangan keistimewaan itu bersama Ronaldo," ucapnya. 

Ronaldo memang dikenal sebagai Mr. Champions League karena kepiawaiannya yang selalu terlihat di kompetisi elite antarklub Eropa itu. Ronaldo dikenal sebagai pemain yang selalu memberikan segalanya bagi klub yang ia bela. Hatinya hancur bila melihat tim yang ia perkuat tersisih.

Belum lama ini, beredar video tentang eskpresi Ronaldo yang berusaha mendorong mental para pemain Juventus agar bermain baik di Liga Champions. Di video lain, kawan Khabib Nurmagomedov ini bahkan terlihat lunglai akibat timnya tersingkir dari Liga Champions.

 

Adapun Buffon, kiper legendaris Italia ini memang dikenal sangat berambisi meraih trofi Liga Champions, satu-satunya titel yang belum pernah ia rasakan. Ia meninggalkan Juventus demi meraih mimpi ini dengan bergabung bersama Paris Saint-Germain pada 2018. Namun ia tak mampu meraih impiannya dan kembali ke Juve musim berikutnya. Ia kemudian bekerja bersama CR7 yang menaklukannya di final Liga Champions 2017 ketika berkostum Real Madrid.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA