Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Ketum dan Elite PPP Hadiri Pembukaan Muktamar NU

Rabu 22 Dec 2021 16:01 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Darus Sa

Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Darus Sa

Foto: PPP
Ketum PPP menyebut muktamar NU selalu lahirkan pemimpin hebat

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG TENGAH -- Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Darus Sa'adah, Lampung Tengah, juga dihadiri Ketua Umum PPP, Ketua Majelis Syariah PPP serta sejumlah petinggi partai berlambang kabah itu. 

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di sela-sela pembukaan Muktamar ke-34 NU mengatakan, NU merupakan aset nasional bangsa Indonesia. NU telah berkiprah jauh sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. 

Baca Juga

"NU eksis  dalam kehadirannya di setiap jaman yang berlangsung dalam negara bangsa kita ini," ujar Suharso di lokasi Muktamar ke-34 NU, Rabu (22/12). 

Selain Ketua Umum PPP, tampak hadir sejumlah petinggi PPP seperti Ketua Majelis Syariah PPP KH Musthofa Aqil, Wakil Ketua Majelis Syariah PPP yang juga Pengasuh Pesantren Al Anwar Sarang Rembang KH Abdullah Ubab Maimoen Zubair, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, Wakil Ketua Umum PPP Zainut Tauhid, Sekjen PPP Arwani Thomafi dan sejumlah pengurus PPP Lampung. 

Suharso mengatakan, NU memiliki kontribusi yang besar dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. Bahkan menurutnya, keselarasan Islam dan demokrasi di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran dan kontribusi NU.

"Kalau ada yang bertanya kenapa Islam dan demokrasi di Indonesia bisa kompatibel, salah satu jawabannya karena sumbangsih NU. Pemilih terbesar di Indonesia adalah dari kalangan NU," urai Menteri BPN/Kepala Bappenas ini. 

Karena itu, Suharso meyakini perhelatan muktamar NU selalu melahirkan pemimpin yang hebat dalam menahkodai ormas Islam terbesar di Indonesia ini. 

"Kita berharap pemimpin NU yang akan datang, pemimpin yang akomodatif terhadap semua kepentingan nasional, terhadap semua kepentingan golongan, bukan ke golongan tertentu saja," harapnya. 

Terpisah, dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-34 NU, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj secara khusus memimpin doa untuk Katib Syuriah PWNU Jateng almarhum KH Imam Sya'roni yang juga Ketua Majelis Syariah PPP Jateng yang meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju lokasi Muktamar NU. 

Muktamar ke-34 NU secara resmi dibuka Presiden Jokowi. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan sejumlah anggota Kabinet Indonesia Maju. Muktamar ke-34 NU ini rencananya berlangsung pada 22-23 Desember 2021. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA