Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Fakta Zaitun, Tumbuhan yang Sering Disebut dalam Alquran

Rabu 08 Dec 2021 04:25 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

Fakta Zaitun, Tumbuhan yang Sering Disebut dalam Alquran. Pohon Zaitun

Zaitun telah disebutkan tujuh kali dalam Alquran.

Fakta Zaitun

Olea europaea, nama ilmiah dari zaitun, berasal dari Asia dan menyebar ke wilayah Mediterania 6.000 tahun yang lalu. Cekungan Mediterania adalah daerah utama budidaya, dengan Spanyol, Italia dan Yunani menjadi negara penghasil zaitun terkemuka di dunia. Produksi zaitun juga telah diperluas ke Kalifornia, Afrika Selatan, dan Australia.

Produksi zaitun umumnya lebih banyak saat pola curah hujan musim dingin. Pohon zaitun adalah pohon kuat yang tumbuh kurang dari 10 meter.

Suhu di bawah titik beku dapat merusak pohon. Pohonnya seperti cemara dengan daun hijau pucat di bagian atas dan keperakan di bawahnya. Kulit batang berwarna abu-abu pucat dan bunganya cukup banyak dengan ukuran kecil berwarna putih krem.

Buahnya berbiji dan berdaging. Warna buah bervariasi dari hijau (mentah) hingga hitam (matang) saat melewati tahap pertumbuhannya. Seiring bertambahnya usia pohon, bisa menghasilkan lebih banyak buah.

Zaitun dibudidayakan melalui okulasi, metode yang biasa digunakan untuk memperbanyak pohon buah-buahan. Batang atau kuncup dari satu tanaman bergabung dengan batang atau kuncup yang lain untuk membentuk tanaman baru. Meskipun diperlukan waktu lebih dari lima tahun bagi sebuah pohon untuk mulai menghasilkan buah, pohon dapat dipanen setiap tahun dan terus menghasilkan buah hingga menjadi tua dan berlubang.

Cara panen zaitun tergantung pada jenis zaitun, jumlah pohon dan jumlah waktu dan uang yang tersedia. Beberapa produsen skala kecil, seringkali dijalankan keluarga, terus memanen buah zaitun dengan tangan.

https://aboutislam.net/muslim-issues/science-muslim-issues/plants-of-the-quran-part-ii-olives/

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA