Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

BRI Catat Total Akumulasi Restrukturisasi Kredit Rp 241 T

Kamis 02 Dec 2021 05:40 WIB

Rep: novita intan/ Red: Hiru Muhammad

Pengrajin Anyaman Win

Pengrajin Anyaman Win

Foto: Antara/Zabur Karuru
Program restrukturisasi kredit membuat UMKM tetap bertahan di tengah pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat total akumulasi kredit yang telah direstrukturisasi sebesar Rp 241 triliun yang diberikan kepada 2,9 juta debitur terutama UMKM.

Direktur BRI Sunarso mengatakan program restrukturisasi kredit membuat UMKM tetap bertahan di tengah pandemi. "Program restrukturisasi itu secara keseluruhan saya katakan berhasil, karena rasio kesuksesannya lebih dari 96 persen sementara yang gagal atau tidak bisa direstrukturisasi sekitar empat persen sampai lima persen," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/12).

Baca Juga

Sunarso menilai UMKM harus didorong agar meningkatkan omzet serta skala bisnisnya, sehingga sektor tersebut bisa naik kelas. Maka demikian, perseroan menyelenggarakan UMKM EXPO(RT) BRilianpreneur 2021 yang akan diikuti 500 UMKM terpilih. “Bagi UMKM bisa naik kelas ini tidak sembarangan, namun harus terstruktur dan tersistem, sehingga BRI di sana dapat hadir," ucapnya.

Sementara itu Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi menambahkan perseroan menargetkan transaksi BRIlianpreneur 2021 dari sisi kontrak pembelian melampaui 65 juta dolar AS pada 2021. Pada 2019, kontrak pembelian berhasil mengantongi sebesar 33 juta dolar AS dan 57 juta dolar AS pada 2020. “UMKM EXPO(RT) BRilianpreneur 2021 akan diikuti lebih dari 500 peserta UMKM. Jumlah ini naik dibanding peserta pada 2020 sebesar 400 peserta UMKM,” ucapnya.

Pada 2020 terdapat sekitar 200 UMKM yang siap ekspor. Sedangkan pada 2021 terdapat 340 UMKM yang siap ekspor. “Tentunya tahun ini dengan kita targetkan lebih banyak UMKM yang ikut, lebih banyak buyer, lebih banyak business matching, dan juga negara tujuan ekspor, kita harapkan lebih lagi tahun ini meningkat,” katanya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA