Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

...

Deretan Legenda Ini Sebut Messi tak Layak Raih Ballon d’Or

Rabu 01 Dec 2021 09:47 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Reaksi pemain PSG Lionel Messi setelah memenangkan trofi Ballon d'Or 2021.

Reaksi pemain PSG Lionel Messi setelah memenangkan trofi Ballon d'Or 2021.

Foto: AP/Christophe Ena
Lewandowski dipandang lebih layak dibanding Messi untuk memenangkan Ballon d'Or 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdebatan mengenai kepantasan Lionel Messi mendapatkan penghargaan Ballon d’Or 2021 yang digelar di Paris, Prancis, Selasa (30/11) dini hari WIB, terus menyeruak. Messi mengalahkan pesaing terdekatnya Robert Lewandowski dengan selisih 33 poin.

Gelar individu bergengsi tersebut merupakan yang ketujuh kalinya dalam karier Messi. Namun, Messi dianggap bukan pilihan tepat memenangkan Ballon d’Or 2021 meskipun memimpin Argentina meraih juara Copa America 2021.

Baca Juga

Lewandowski justru dipandang lebih layak daripada La Pulga, julukan Messi, karena dia memiliki catatan lebih baik bersama klub dan negaranya.

Lewandowski lebih produktif daripada Messi. Pemain asal Polandia tersebut mengumpulkan lebih dari 60 gol untuk klub dan negaranya tahun ini. Tak ada pemain lain yang mencapai lebih dari 50 gol kecuali Lewandowski. Selain itu, ia juga mencetak 41 gol sekaligus memecahkan rekor gol terbanyak mendiang Gerd Mueller di Bundesliga Jerman, yakni 40 gol.

Dalam prosesnya, klub yang dibela Lewandowski, Beyern Muenchen, meraih gelar juara Bundesliga sembilan kali berturut-turut. Catatan tersebut seolah belum cukup.

Musim ini Lewandowski lebih baik daripada Messi di Paris Saint-Germain (PSG). Lewandowski sudah mengoleksi 25 gol di semua kompetisi. Berbeda dengan Messi yang hanya mencetak empat gol.

Para legenda sepak bola pun berpikiran sama bahwa Messi tak layak mendapatkan Ballon d’Or 2021. Berikut lima legenda yang menilai Messi tak pantas mendapatkan penghargaan tersebut dilansir dari Sportskeeda, Rabu (1/12).

- Toni Kroos

photo
Toni Kroos. - (EPA-EFE/Frank Augstein)
 

 

Kroos merupkan bintang Real Madrid dan mantan pemain Bayern Muenchen. Bersama Jerman ia memenangkan Piala Dunia 2014. Kroos dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Kroos sedikit dari pemain yang memenangkan Liga Champions di dua klub berbeda. Kroos pun berpendapat Messi tak pantas meraih gelar Ballon d’Or 2021.

"Itu sama sekali tidak pantas. Tidak ada keraguan bahwa Messi, bersama Cristiano, telah menjadi pemain dalam satu dekade terakhir, tetapi tahun ini seharusnya ada pemain lain di depannya,” kata Kroos.

Kroos memilih rekannya di Real Madrid, Karim Benzema, sebagai pemain yang layak mendapatkan penghargaan tersebut, meskipun Benzema finis di urutan keempat.

- Lothar Matthaus

photo
Lothar Matthaus - (bigtvsport.com)
 

 

Matthaus merupakan pemenang Ballon d’Or 1990. Ia salah satu nama paling terkenal dalam sejarah sepak bola Jerman dan Bayern Muenchen. Ia memenangkan Piala Dunia 1990. Tahun itu juga ia merengkuh Ballon d’Or. Ia menilai penghargaan tahun ini diberikan kepada orang yang tak tepat.

Menurut Matthaus, Lewandowski lebih layak memenangkan penghargaan tersebut karena performanya yang bagus dalam dua tahun terakhir. Lewandowski tak tertandingi bahkan jika harus menghitung prestasi pada tahun 2021, pemain asal Polandia tersebut tetap layak mendapatkan Ballon d’Or.

"Dia memecahkan rekor abadi Gerd Mueller, sekali lagi berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak di semua kompetisi dan telah melampaui semua orang secara nasional dan internasional tahun ini juga,” ujar Matthaus.

Mattaus menambahkan, keberhasilan Messi membawa Argentina memenangkan Copa America 2021 seharusnya tak mengalahkan Lewandowski. Tetapi penampilan Messi bersama PSG jauh dari harapan. Begitu juga dengan Karim Benzema meski menjalani tahun yang hebat tetapi tak mempersembahkan apapun untuk Real Madrid.

Mohamed Salah pun demikian melakoni musim dengan baik beberapa bulan terakhir bersama Liverpool. Tetapi ia kesulitan di sepanjang awal tahun. Jorginho yang memenangkan dua gelar bergengsi yaitu Liga Champions bersama Chelsea dan Piala Eropa dengan Italia.

Namun, menurut Matthaus tak ada yang bisa mengalahkan pencapaian Lewandowski. “Saya tidak mengerti mengapa dia tidak menang,” katanya penuh dengan tanya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA