Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Hasil Medis: AKBP Dermawan Luka Serius di Kepala

Sabtu 27 Nov 2021 20:18 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Puluhan anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam, pasca-aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (25/11).

Puluhan anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam, pasca-aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (25/11).

Foto: REPUBLIKA/Ali Mansur
AKBP Dermawan Karosekali luka serius di kepala usai dikeroyok Pemuda Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali mengalami luka hematoma serius di bagian kepala setelah dikeroyok anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) saat aksi demonstrasi di gedung MPR/DPR/DPR RI Jakarta, Kamis (25/11). Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan medis.

"Hasil pemeriksaan medis, ada luka hematoma akibat trauma kena benda tumpul di kepala," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, saat dikonfiormasi di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga

Menurut Sambodo, Karosekali yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramatjati, juga mengalami luka yang membuat gangguan pada saluran pembuangan air kecil. "Kondisinya belum stabil, tapi kami berharap bisa segera kembali pulih," katanya.

Sementara itu, Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan anggota ormas PP berinisial RC sebagai tersangka dugaan pengeroyokan terhadap Dermawan Karosekali."Satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka karena pemukulan terhadap Dermawan Karosekali. Dia dijerat dengan Pasalnya 170 KUHP," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, di Jakarta, Jumat.

Zulpan mengatakan saat ini RC masih menjalani pemeriksaan intensif dan tidak tertutup kemungkinan penyidik menetapkan tersangka lain pada perkara pengeroyokan tersebut."Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain karena dari rekaman yang kami miliki hasil kejadian di lapangan saat terjadi pemukulan anggota Polda Metro Jaya itu dilakukan tak sendiri," ujar Zulpan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA