Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Rekornya Direbut Taylor Swift, Don McLean Angkat Bicara

Kamis 25 Nov 2021 11:36 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi dan penulis lagu Don McLean selama hampir 50 tahun memegang rekor lagu berdurasi terpanjang yang berada di puncak Billboard Hot 100. Rekor itu kini direbut Taylor Swift.

Penyanyi dan penulis lagu Don McLean selama hampir 50 tahun memegang rekor lagu berdurasi terpanjang yang berada di puncak Billboard Hot 100. Rekor itu kini direbut Taylor Swift.

Foto: EPA
Kalahkan Don McLean, Taylor Swift cetak rekor baru durasi lagu terpanjang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi dan penulis lagu senior Don McLean menanggapi rekornya yang direbut Taylor Swift. Sejak hampir 50 tahun yang lalu, belum ada yang bisa mengalahkan Don untuk lagu berdurasi terpanjang yang memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100.

Selama ini, Don memegang rekor lagu dengan durasi terpanjang di puncak Billboard lewat "American Pie", yakni delapan menit 42 detik. Melalui rilisan ulang "All Too Well" yang berdurasi 10 menit 13 detik, Taylor memecahkan rekor tersebut.

Baca Juga

Merespons tonggak sejarah yang diciptakan Taylor, Don mengucapkan kata-kata positif untuk superstar pop berusia 31 tahun itu. Ia menilai, Taylor pantas mendapatkan posisi tersebut.
 
"Ada sesuatu yang bisa dikatakan untuk lagu hebat yang bisa tetap bertahan. Dan "American Pie" tetap berada di atas selama 50 tahun, namun sekarang Taylor Swift telah menggeser sebuah karya seni yang bersejarah," kata Don kepada Billboard.
 
"Mari kita hadapi itu, tidak ada yang pernah ingin kehilangan peringkat nomor satu, tetapi jika saya harus kehilangannya dan memberikan itu pada seseorang, saya yakin itu pantas diterima penyanyi/penulis lagu hebat seperti Taylor," kata penyanyi yang kini berusia 76 tahun itu, dikutip Ace Showbiz, Kamis (25/11).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA