Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Alasan Ibrahimovic Lakukan Pelanggaran Konyol Vs Spanyol

Selasa 23 Nov 2021 18:37 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Striker timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Striker timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Foto: EPA-EFE/GEORGI LICOVSKI
Ibrahimovic diganjar kartu kuning dan dilarang tampil di laga Swedia berikutnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Penyerang timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mengungkapkan alasan mendorong bek sayap Spanyol, Cesar Azpilicueta, di partai pamungkas penyisihan Grup B kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, akhir pekan lalu. Akibat pelanggaran tersebut, Ibrahimovic diganjar kartu kuning dan dilarang tampil di laga Swedia berikutnya.

Di laga tersebut, Swedia menyerah, 0-1, di tangan Spanyol lewat gol semata wayang Alvaro Morata. Tim berjuluk Blagult itu akhirnya harus puas mengakhiri penyisihan Grup B di peringkat kedua dan gagal lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2022.

Swedia masih memiliki peluang tampil di Qatar 2022 lewat babak play-off. Kendati begitu, Swedia tidak bisa menurunkan Ibrahimovic di laga leg pertama babak play-off lantaran akumulasi kartu kuning. Penyerang berusia 40 tahun itu baru bisa memperkuat Swedia di laga leg kedua.

Larangan tampil di leg pertama itu tidak terlepas dari pelanggaran konyol Ibrahimovic kepada Azpilicueta. Insiden ini terjadi pada masa injury time pada babak kedua.

Penyerang AC Milan itu terlihat dengan sengaja mendorong Azpilicueta dengan bahunya sesaat sebelum eksekusi sepak pojok Swedia. Kendati sadar tindakan itu adalah hal yang konyol, Ibrahimovic mengaku tidak menyesalkan melakukan pelanggaran tersebut.

''Saya memang sengaja mendorongnya. Saya tidak malu mengakui hal tersebut karena sebelumnya dia menghina salah satu pemain kami (timnas Swedia). Itu adalah sesuatu yang konyol. Namun, saya tidak menyesalinya. Saya ingin membuat dia mengerti, Anda tidak boleh seenaknya dengan pemain saya. Anda tidak punya keberanian melakukan hal itu kepada saya, dan akhirnya mengincar pemain lain,'' ujar Ibrahimovic kepada the Guardian, Selasa (23/11).

Kemarahan eks penyerang Juventus dan Inter Milan kepada Azpilicueta ini agaknya berpangkal saat penggawa Chelsea itu meneriaki salah satu pemain Swedia usai si pemain tersebut terjatuh. Ibrahimovic pun rela kehilangan kesempatan memperkuat Swedia di laga pertama babak play-off demi bisa menyampaikan pesan kepada Azpilicueta.

''Ini bukan soal absen di laga play-off, ini tentang orang lain mengerti. Anda tidak bisa melakukan itu kepada pemain yang sedang terbaring di atas lapangan. Sangat mudah mengintimidasi rekan setim saya yang baru berusia 20 tahun. Saya harap, sekarang dia bisa mengerti pesan itu,'' kata Ibrahimovic menegaskan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA